Tips Sehat Berbuka Puasa di Tengah Pandemi Covid-19

Di antaranya ketika menyantap menu berbuka puasa. Menurut Pakar Kesehatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI), dr Syahrizal Syarif menjelaskan, jika berbuka kalau bisa jangan makanan yang susah diolah terlebih dulu, yaitu makanan-makanan yang berupa sayur dan lemak.

Tips Sehat Berbuka Puasa di Tengah Pandemi Covid-19
Bacakan Artikel

JALURDUA Wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) sebagai pandemi global dan memakan korban jiwa sebanyak di seluruh dunia harus dicegah salah satunya dengan menjaga kesehatan tubuh.

Pada bulan suci Ramadhan kali ini, pandemi virus ini belum berakhir, begitu juga di Indonesia. Sebab itu, setiap orang yang menjalankan puasa harus tetap memperhatikan kesehatan.

Di antaranya ketika menyantap menu berbuka puasa. Menurut Pakar Kesehatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI), dr Syahrizal Syarif menjelaskan, jika berbuka kalau bisa jangan makanan yang susah diolah terlebih dulu, yaitu makanan-makanan yang berupa sayur dan lemak.

“Makanan lemak itu untuk santap sahur saja,” kata Syahrizal kepada NU Online, Selasa (28/4) di Jakarta. Untuk berbuka puasa, lanjut Ketua PBNU Bidang Kesehtan ini, kalau bisa juga jangan makanan yang bersantan.

Karena dalam kondisi berbuka puasa, makanan harus diolah secara cepat. “Berbuka puasa dengan yang ringan dan manis itu baik dan sehat, entah itu kurma, teh manis hangat, itu bagus karena lambung itu sudah 12 jam istirahat, sebaiknya jangan langsung makan makanan yang berat,” jelasnya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2