News and Education Versi penuh
News

TMMD di Bulukumba Buka Akses Wisata, Andi Utta: Hasilnya Lebih Optimal

JALUR DUA.COM, BULUKUMBA - Di bawah terik matahari pesisir selatan Bulukumba, derap langkah prajurit TNI berpadu dengan semangat warga desa. Di Lapangan Dusun Maroanging, Desa Ara, Kecamatan Bontobah...

Oleh uno 10 Feb 2026 08:51 4 menit baca

JALUR DUA.COM, BULUKUMBA - Di bawah terik matahari pesisir selatan Bulukumba, derap langkah prajurit TNI berpadu dengan semangat warga desa. Di Lapangan Dusun Maroanging, Desa Ara, Kecamatan Bontobahari, Selasa, 10 Februari 2026, sebuah pesan kuat disampaikan langsung oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf. Ia menilai bahwa hasil pengerjaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terbukti lebih berkualitas, efisien, dan efektif dibandingkan pembangunan yang dikerjakan oleh pihak ketiga atau kontraktor.

Pernyataan itu bukan tanpa dasar. Andi Utta—sapaan akrab Bupati Bulukumba—berbicara berdasarkan pengalaman nyata di lapangan, di hadapan jajaran TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang selama ini merasakan langsung dampak TMMM.

Bupati Bulukumba: TMMD Bukan Sekadar Proyek, Tapi Solusi Nyata

Dalam sambutannya pada Upacara Pembukaan TMMD ke-127, Andi Utta menegaskan bahwa pola kerja TMMD memiliki keunggulan mendasar. Program ini tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial, ekonomi, dan kebersamaan masyarakat.

“Kita bisa merasakan dan melihat bersama bahwa program fisik yang dilaksanakan Satgas TMMD kualitasnya lebih baik, lebih efisien, dan efektif,” ujar Andi Utta.

Menurutnya, TMMD menghadirkan pendekatan kerja kolektif yang jarang ditemukan dalam skema pembangunan konvensional. Disiplin militer, keterlibatan masyarakat, serta pengawasan langsung membuat hasil pembangunan lebih optimal dan berkelanjutan.

Jejak TMMD di Bulukumba: Dari Lemo-Lemo hingga Ara–Lembanna

Bupati Andi Utta mengungkapkan bahwa Bulukumba bukan kali pertama merasakan manfaat TMMD. Sebelumnya, pembukaan jalan tembus Lemo-Lemo–Bara juga berhasil diwujudkan melalui program ini.

Pada TMMD ke-127, fokus utama kembali diarahkan pada pembangunan infrastruktur strategis, yakni perintisan jalan alternatif sepanjang ±1.580 meter yang menghubungkan:

  • Desa Ara – Desa Lembanna
  • Akses menuju Pantai Mandala Ria
  • Kawasan Batu Tongkarayya
  • Konektivitas ke Desa Tritiro, Kecamatan Bontotiro

Ruas jalan ini dinilai sangat penting sebagai penggerak ekonomi baru, khususnya sektor pariwisata pesisir.

“Jalan yang dibangun ini menjadi salah satu upaya strategis untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata di wilayah pesisir Bulukumba,” tegas Andi Utta.

TMMD dan Pariwisata: Infrastruktur sebagai Kunci Pertumbuhan

Bulukumba dikenal secara nasional sebagai daerah bahari. Namun, potensi besar tersebut selama ini terhambat oleh keterbatasan akses. TMMD hadir menjawab persoalan itu dengan pendekatan cepat dan tepat sasaran.

Perintisan jalan bukan sekadar membuka jalur baru, melainkan membuka peluang ekonomi, mempercepat mobilitas warga, dan meningkatkan daya tarik destinasi wisata lokal. Dengan akses yang memadai, kawasan pesisir seperti Mandala Ria dan Batu Tongkarayya diyakini mampu berkembang menjadi destinasi unggulan Sulawesi Selatan.

Mengapa TMMD Dinilai Lebih Efektif Dibanding Kontraktor?

Menurut Bupati Bulukumba, kegiatan fisik TMMD umumnya bersifat spesifik dan berat, seperti pembukaan jalan di medan sulit. Pekerjaan semacam ini membutuhkan:

  • Personel dalam jumlah besar
  • Disiplin kerja tinggi
  • Ketahanan fisik dan mental
  • Koordinasi lintas sektor

Semua itu menjadi kekuatan utama TNI.

“Kegiatan fisik dalam TMMD membutuhkan sumber daya besar, terutama dukungan personel TNI. Karena itu, hasilnya lebih optimal,” jelas Andi Utta.

Pendekatan ini dinilai lebih efisien dari sisi waktu, biaya, dan kualitas hasil akhir—sebuah pembelajaran penting bagi model pembangunan daerah.

Sinergi TNI, Pemda, dan Masyarakat Jadi Kunci

Andi Utta menekankan bahwa keberhasilan TMMD tidak lepas dari kolaborasi erat antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat setempat. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terlibat aktif agar setiap target dapat tercapai sesuai rencana.

“Saya mengajak pemerintah desa, stakeholder, dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif membantu pelaksanaan TMMD agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” katanya.

Apresiasi untuk Kodim 1411 Bulukumba

Dalam kesempatan tersebut, Andi Utta juga menyampaikan penghargaan khusus kepada Kodim 1411 Bulukumba dan seluruh mitra yang terlibat.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Keluarga Besar Kodim 1411 Bulukumba dan seluruh mitra atas terlaksananya TMMD ke-127 di Kabupaten Bulukumba,” ucapnya.

TMMD di Bulan Ramadan: Kerja dan Ibadah Beriringan

Menariknya, pelaksanaan TMMD ke-127 berlangsung bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Meski demikian, Bupati Bulukumba berharap seluruh program tetap berjalan optimal dan memberi manfaat luas.

Ia menilai TMMD bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga bernilai ibadah karena langsung menyentuh kepentingan masyarakat.

Dandim 1411 Bulukumba: TMMD Berlangsung Satu Bulan Penuh

Sementara itu, Dandim 1411 Bulukumba, Letkol Inf. Sarman, menjelaskan bahwa TMMD ke-127 berlangsung selama 10 Februari hingga 11 Maret 2026.

Sebanyak 150 personel TNI dilibatkan dalam berbagai kegiatan, meliputi:

  • Perintisan jalan 1.580 meter
  • Bedah rumah tidak layak huni (Rutilahu)
  • Penyediaan sumber air bersih
  • Pelatihan dan edukasi pariwisata
  • Bantuan sosial dan pengobatan gratis

“Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan TMMD,” ujar Letkol Inf. Sarman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Bulukumba atas dukungan penuh yang diberikan.

TMMD sebagai Model Pembangunan Daerah

TMMD ke-127 di Bulukumba memperlihatkan bahwa pembangunan berbasis kolaborasi dapat menjadi solusi efektif untuk daerah dengan tantangan geografis. Program ini tidak hanya membangun jalan, tetapi juga membangun kepercayaan, kebersamaan, dan harapan masyarakat desa.

Pada upacara pembukaan, Bupati Bulukumba selaku pimpinan upacara turut melakukan pemeriksaan pasukan, menandai dimulainya kerja kolektif selama satu bulan penuh.(*)

Topik terkait
Andi Utta Bupati Bulukumba Bulukumba TNI Manunggal Membangun Desa Kodim 1411 Bulukumba TMMD ke-127 Pariwisata Bulukumba Pembangunan Desa Jalan Desa Infrastruktur Pesisir