TMMD di Bulukumba Buka Akses Wisata, Andi Utta: Hasilnya Lebih Optimal

JALUR DUA.COM, BULUKUMBA - Di bawah terik matahari pesisir selatan Bulukumba, derap langkah prajurit TNI berpadu dengan semangat warga desa. Di Lapangan Dusun Maroanging, Desa Ara, Kecamatan Bontobah...

TMMD di Bulukumba Buka Akses Wisata, Andi Utta: Hasilnya Lebih Optimal
Bacakan Artikel
  • Desa Ara – Desa Lembanna
  • Akses menuju Pantai Mandala Ria
  • Kawasan Batu Tongkarayya
  • Konektivitas ke Desa Tritiro, Kecamatan Bontotiro

Ruas jalan ini dinilai sangat penting sebagai penggerak ekonomi baru, khususnya sektor pariwisata pesisir.

“Jalan yang dibangun ini menjadi salah satu upaya strategis untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata di wilayah pesisir Bulukumba,” tegas Andi Utta.

TMMD dan Pariwisata: Infrastruktur sebagai Kunci Pertumbuhan

Bulukumba dikenal secara nasional sebagai daerah bahari. Namun, potensi besar tersebut selama ini terhambat oleh keterbatasan akses. TMMD hadir menjawab persoalan itu dengan pendekatan cepat dan tepat sasaran.

Perintisan jalan bukan sekadar membuka jalur baru, melainkan membuka peluang ekonomi, mempercepat mobilitas warga, dan meningkatkan daya tarik destinasi wisata lokal. Dengan akses yang memadai, kawasan pesisir seperti Mandala Ria dan Batu Tongkarayya diyakini mampu berkembang menjadi destinasi unggulan Sulawesi Selatan.

Mengapa TMMD Dinilai Lebih Efektif Dibanding Kontraktor?

Menurut Bupati Bulukumba, kegiatan fisik TMMD umumnya bersifat spesifik dan berat, seperti pembukaan jalan di medan sulit. Pekerjaan semacam ini membutuhkan:

  • Personel dalam jumlah besar
  • Disiplin kerja tinggi
  • Ketahanan fisik dan mental
  • Koordinasi lintas sektor

Semua itu menjadi kekuatan utama TNI.

“Kegiatan fisik dalam TMMD membutuhkan sumber daya besar, terutama dukungan personel TNI. Karena itu, hasilnya lebih optimal,” jelas Andi Utta.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: