Tomy Satria Pimpin Rapat Antisipasi Coronavirus, Begini Penanganannya

Jalurdua.com, Bulukumba- Mewaspadai penyebaran virus Corona, Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Kesehatan menggelar Rapat Koordinasi lintas sektor. Rapat yang dipimpin Wakil Bupati Tomy...

Tomy Satria Pimpin Rapat Antisipasi Coronavirus, Begini Penanganannya
Bacakan Artikel

“Akses virus ini masuk di Indonesia sangat terbuka karena kita memiliki banyak pintu masuk. Apalagi disinyalir virus Corona ini sudah sampai di Malaysia, Singapura, dan Thailand yang notabene orang Indonesia hilir mudik di negara ini,” katanya.

Sehingga penting, lanjut Tomy, pemerintah melakukan langkah kewaspadaan untuk mengantisipasi virus yang sampai hari ini belum ada vaksin yang bisa menyembuhkannya. “Olehnya itu pihak rumah sakit dan puskesmas sudah harus mempersiapkan langkah-langkah antisipasi, termasuk meningkatkan sosialisasi cara hidup sehat di masyarakat,” imbuhnya.

Selain itu, harap Tomy pihak terkait harus mempersiapkan sarana prasarana, misalnya ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD), ruang isolasi khusus di rumah sakit dan posko KLB jika itu terjadi. Jika pun ada kejadian, Tomy meminta dalam penanganannya tidak perlu panik oleh karena justru akan menambah keresahan di masyarakat.

Mengingat banyak warga Bulukumba yang merantau khususnya di Malaysia, Tomy juga minta para kepala desa dan lurah untuk melakukan pengawasan jika ada orang yang datang di wilayahnya. “Begitu pula pihak puskesmas sudah harus membuat SOP penanganan jika ada warga yang dicurigai  terjangkit. Karena sebagai instrumen negara, kita harus hadir mempersiapkan sedini mungkin. Tapi mudah-mudahan ini terjadi di negara kita atau di Bulukumba,” pintanya.

Aisyah Sufrie dari KKM Makassar, menyampaikan pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipasi penyebaran virus Corona, seperti pemeriksaan tubuh para penumpang dan memeriksaan alat angkut itu sendiri. Menurutnya wilayah Indonesia sangat rentan karena memiliki banyak pintu masuk. “Kita memiliki 35 bandara dengan akses langsung ke luar negeri, 135 pelabuhan laut dan 10 perlintasan lintas batas darat negara dengan Papua Nugini, Timor Lester dan Malaysia,” bebernya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: