News and Education Versi penuh
Edukasi

Wakil Ketua Komisi X DPR-RI Dukung Larangan Main Roblox, Usulkan Program Sekolah Bebas Gim Kekerasan

JAKARTA,Kekhawatiran terhadap dampak buruk game kekerasan kembali menjadi sorotan. Kali ini, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mendukung penuh pernyataan Menteri Pendi...

Oleh Rahmat 07 Aug 2025 01:15 3 menit baca

JAKARTA, Kekhawatiran terhadap dampak buruk game kekerasan kembali menjadi sorotan. Kali ini, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mendukung penuh pernyataan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti yang melarang anak-anak bermain game Roblox. Ia menilai langkah tersebut penting untuk mengurangi paparan kekerasan pada anak di usia sekolah.

"Kami di Komisi X sangat setuju. Berdasarkan data bahwa 65 persen dari anak-anak kita hari ini, terutama yang usia sekolah, menghabiskan waktunya minimal 4 jam untuk main game," ujarnya.

Ia menilai waktu bermain game yang berlebihan bisa membentuk kebiasaan negatif di kalangan pelajar. Padahal, masa sekolah seharusnya menjadi waktu optimal untuk memperkuat fondasi pendidikan dasar.

"Sehingga kami mendukung statement yang disampaikan oleh Prof Mu'ti. Karena apa? Ya tentu beliau memiliki pemikiran tersendiri," katanya.

Sebagai bentuk solusi, Lalu mengusulkan dibentuknya program khusus berupa "Sekolah Bebas Game Kekerasan". Salah satu target utama program ini adalah membatasi akses ke game Roblox yang dianggap mengandung unsur kekerasan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi efektivitas implementasi program tersebut.

"Tentunya kami di DPR RI untuk membuat regulasi, agar anak-anak kita hari ini tidak kecanduan gim yang berbau kekerasan," bebernya.

Lebih lanjut, merujuk pada hasil survei Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menunjukkan adanya peningkatan angka kekerasan anak sebesar 30 persen akibat paparan konten game yang mengandung unsur kekerasan. Ia mendorong pemerintah agar segera mengambil langkah konkret dan preventif.

"Agar anak-anak kita tidak terjerumus ke dalam game yang mengedepankan kekerasan, bullying, dan kategori-kategori tindakan yang tidak benar yang dilakukan oleh siswa-siswi kita," jelas Lalu.

Larangan Mendikdasmen Abdul Mu’ti

Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan secara langsung kepada siswa SD agar tidak memainkan game Roblox. Ia mengingatkan bahwa Roblox mengandung unsur kekerasan yang bisa memengaruhi perilaku anak.

Pernyataan itu ia sampaikan saat berdialog dengan murid-murid dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SDN Cideng 02, Jakarta Pusat, pada Senin (4/8/2025).

“Kalau main HP tidak boleh menonton kekerasan, yang di situ ada berantemnya, di situ ada kata-kata yang jelek-jelek, jangan nonton yang tidak berguna ya. Nah yang main blok-blok (Roblox) tadi itu jangan main yang itu ya, karena itu tidak baik ya,” kata Mu'ti, dikutip dari Antara News, Selasa (5/8/2025).

Apa Itu Roblox?

Roblox merupakan salah satu platform game daring yang sangat populer di kalangan anak-anak. Platform ini tidak hanya memungkinkan pengguna bermain gim, tetapi juga menciptakan gimnya sendiri dan membagikannya secara daring.

Namun, karena sifatnya yang terbuka, Roblox dinilai memiliki potensi memuat konten yang tidak sesuai untuk anak, termasuk kekerasan dan perundungan.***