Ancaman Kematian, China Temukan Varian Baru Covid 'NeoCov'
Foto : CNBCIndonesia.com Jalurdua.com - Jakarta | Virus corona varian baru 'NeoCoV' kembali ditemukan, mengancam tingkat infeksi dengan kematian yang lebih tinggi dibandingkan jenis virus sebelumn...
JALURDUA Foto : CNBCIndonesia.com
Jakarta | Virus corona varian baru 'NeoCoV' kembali ditemukan, mengancam tingkat infeksi dengan kematian yang lebih tinggi dibandingkan jenis virus sebelumnya yang menyebabkan pandemi di belahan negara di dunia.
Hal tersebut terungkap dari sebuah laporan sebuah penelitian yang belum ditinjau oleh rekan sejawat, yang diterbitkan oleh para peneliti China dalam jurnal BioRxiv pada awal pekan ini.
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa NeoCoV sebenarnya bukan varian baru dari virus corona yang telah menyebabkan pandemi global. Sebaliknya, virus tersebut berasal dari jenis virus corona yang berbeda, yang terkait dengan sindrom pernapasan Timur Tengah (Mers-CoV).
Mers-CoV yang asal-usulnya tidak sepenuhnya dipahami, adalah virus yang ditularkan ke manusia dari unta dromedari (Arab) yang terinfeksi.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Wagub Sulsel Resmikan Gerakan Anti-Stunting di Bulukumba, Puji Penurunan 8,5 Per...
- Pemudik yang Sudah Vaksin Booster Tak Perlu Tes Antigen dan PCR
- WHO : Ada Kabar Baik Terbaru Covid-19
- Hasil Autopsi Penembakan Kajang Bulukumba: Luka Lebam Benda Tumpul, Keluarga Tun...
- Polisi Bulukumba Tangkap Pelaku Curanmor dalam Waktu Singkat: Kronologi dan Peng...