Andi Mappasomba Menarik Pelatuk
Dia sedang mengimbau agar para netizen Bulukumba mau belajar memproduksi narasi-narasi cerdas dan elegan terkhusus seputar pemilukada.
Meskipun bukan sesuatu yang baru, namun gagasan tersebut memang menarik.Segar. Banyak hal bisa dieksplorasi ke luar Bulukumba. Tidak harus melulu berita dan peristiwa memalukan. Sebagian manusia Bulukumba sebenarnya telah melakukan itu sejak dulu. Mereka yang bergerak dalam aksi sosial, budaya, seni, literasi, edukasi, wisata, lingkungan hidup, dakwah, dan lainnya.
Saya sempat menangkap sebutir peluru gagasan itu. Kemungkinan besar, seorang Andi Mappasomba sedang mengalami kegelisahan dan kekhawatiran pada perang antar kubu di medsos terkait seputar pemilukada yang masih jauh itu.
Seperti rasa dahaga menunggu waktu berbuka, saya merasakan getar-getar itikad baiknya. Dia sedang mengimbau agar para netizen Bulukumba mau belajar memproduksi narasi-narasi cerdas dan elegan terkhusus seputar pemilukada.
Kegamangan Andi Mappasomba sesungguhnya sedang dalam posisi mengingatkan kaum cerdik pandai yang masih bertahan di garis edukasi bangsa, mengingatkan aktivis sosial yang masih berjalan linear di kanal pendampingan dan pemberdayaan, mengingatkan media agar tetap berdiri berimbang di garis industri dan inspirasi. Mengingatkan kita semua agar tidak tergiring menjadi alat pemenangan pilkada yang bisa jadi memiliki cacat bawaan.
Pemilukada dalam polarisasi kepentingan daerah, sesungguhnya hanya memiliki dua kutub kepentingan. Pertama, kepentingan rakyat untuk sejahtera dibawah kepemimpinan kepala daerah yang tepat kompetensi dan tepat orientasi. Kedua, kepentingan para calon untuk dipilih oleh rakyat.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Saat Demokrasi Nyemplung ke dalam Secangkir Kopi
- Inai Tutu Iya Upa', Inai Pacapa' Iya Cilaka
- Kota yang Bergerak Maju adalah Kota yang Diserbu Banjir
- Secangkir Kopi Perpisahan di Bundaran Pinisi – Iptu Muhammad Ali & AKP Ahmad...
- Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto Apresiasi Personel Sukses Amankan Operas...