AS Peringatkan Pemindahan IKN Mengundang Malapetaka dari China

Gambar : Pesawat Jet Pembom China Xian H-6 Jalurdua.com - Jakarta | Indonesia sedang berusaha mempertahankan kedaulatannya di Natuna Utara dari rongrongan China. Indonesia kemudian memperkuat p...

AS Peringatkan Pemindahan IKN Mengundang Malapetaka dari China
Bacakan Artikel

AM39 Exocet merupakan rudal anti kapal yang khusus digendong oleh jet tempur.

Ketika ia ditembakkan maka bakal terbang menuju sasaran dalam mode Sea Skimming.

Yakni terbang sangat rendah mengikuti kontur gelombang laut supaya lebih sulit dideteksi lawan.

Exocet dalam perang Malvinas memakan korban HMS Sheffield milik Royal Navy.

Ia tenggelam dihajar Exocet AL Argentina yang ditembakkan dari jet tempur Super Etendard, 'kakek' dari Rafale.

Kesuksesan itu bisa ditiru dalam diri Rafale Indonesia.

Apalagi Rafale Indonesia juga sudah dilengkapi dengan sistem pertahanan SPECTRA, semakin sulit lagi bagi lawan menjatuhkannya.

Indonesia juga membeli F-15 Eagle II dari Amerika Serikat (AS).

Rafale dan F-15 inilah yang akan jadi game changer Indonesia bila harus menghadapi ancaman China di Natuna Utara.

Media Malaysia, Defence Security Asia misalnya menggambarkan bahwa kekuatan udara di Asia Tenggara beberapa tahu kedepan akan jomplang.

Kejomplangan ini akibat Indonesia kalap membeli Rafale dan F-15 Eagle II secara serentak.

"Keseimbangan kekuatan udara di Asia Tenggara dalam beberapa tahun ke depan akan tidak lagi seimbang dengan beberapa negara regional (akan) jauh di depan dalam kekuatan angkatan udara mereka sementara beberapa negara lain tetap tertinggal," jelasnya.

Selama ini memang Singapura memimpin di Asia Tenggara dalam hal kekuatan udara.

Tapi bila Indonesia sukses mendaratkan Rafale dan F-15 Eagle II maka alamat Jakarta terkuat di ASEAN.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: