AS Peringatkan Pemindahan IKN Mengundang Malapetaka dari China

Gambar : Pesawat Jet Pembom China Xian H-6 Jalurdua.com - Jakarta | Indonesia sedang berusaha mempertahankan kedaulatannya di Natuna Utara dari rongrongan China. Indonesia kemudian memperkuat p...

AS Peringatkan Pemindahan IKN Mengundang Malapetaka dari China
Bacakan Artikel

Rane mengungkapkan bahwa kepulauan Natuna punya posisi strategis.

Sehingga bila satu saja kepulauan sekitar Natuna jatuh ke tangan China maka alamat buruk bagi Indonesia.

"Wilayah maritim di sekitar Kepulauan Natuna juga termasuk lokasi-lokasi kunci pertahanan yang strategis, menjadikannya semakin penting dari sudut pandang Indonesia.

Jika China menguasai pulau-pulau ini atau wilayah di sekitarnya, itu akan merusak posisi keamanan Indonesia dengan memberi pasukan China tempat yang dekat untuk melancarkan serangan terhadap Indonesia," papar ranenetwork.com.

Karena militer China juga bisa mengatur lalu lintas udara dan laut di sana bila sudah menguasai salah satunya.

Kedekatan pulau-pulau dengan Indonesia menghadirkan risiko keamanan yang signifikan untuk pertahanan negara Indonesia dan memungkinkan militer untuk memantau jalur perdagangan melalui wilayah tersebut," lapornya.

Soal pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan, AS menperingatkan Penajam Paser masuk dalam jangkauan tempur pesawat pembom nuklir Xian H-6 China.

Malapetaka bisa ditimbulkan oleh pembom nuklir China tersebut di atas ibu kota baru Indonesia.

"Jauh sebelum rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur, Amerika Serikat telah mengingatkan Indonesia soal ancaman pesawat pembom China.

Peta radius serangan menunjukkan bahwa pembom H-6 China yang berbasis di Pulau Woody sekitar 400 mil dari Hong Kong dapat menyerang target jauh di timur Filipina, dan selatan Singapura, Selat Malaka, dan ibu kota Indonesia Jakarta," jelasnya.

Bukan cuma itu, jet tempur J-11 China dari sana juga bisa menjangkau Kalimantan Timur.

"Pesawat tempur J-11 China dapat menjangkau hingga Singapura, Balikpapan (yang juga merupakan wilayah Kalimantan Timur), dan Laut Jawa, serta ke timur Filipina.

Vietnam Selatan dan Malaysia akan berada dalam jangkauan kekuatan udara China," kata Rane.

Sah-sah saja Indonesia memindah ibu kota baru ke Kalimantan Timur, namun patut diingat unsur pertahanan udaranya harus kualitas satu agar mencegah pesawat militer China terbang di atasnya.

Pilih Halaman: