AS Peringatkan Pemindahan IKN Mengundang Malapetaka dari China
Gambar : Pesawat Jet Pembom China Xian H-6 Jalurdua.com - Jakarta | Indonesia sedang berusaha mempertahankan kedaulatannya di Natuna Utara dari rongrongan China. Indonesia kemudian memperkuat p...
"Saat ini perimbangan kekuatan udara di Asia Tenggara masih relatif seimbang kecuali Singapura yang dua atau tiga langkah di depan negara lain dalam hal keunggulan militer kualitatif," jelasnya.
Apalagi penambahan 48 unit KF-21 Boramae yang akan diperoleh Indonesia.
Defence Security Asia menilai Indonesia sangat bernafsu menjadi militer nomor satu di ASEAN.
Dalam beberapa tahun ke depan, TNI AU akan dilengkapi dengan 42 Rafale, 48 KF-21 dan 36 F-15EX (jika negosiasi Jakarta dengan Washington mengenai penjualan pesawat berjalan lancar).
Indonesia sangat ingin menjadi kekuatan udara utama di Asia Tenggara dan sedang berusaha untuk itu," paparnya.
Sekutu juga nampaknya merestui Indonesia memiliki Rafale.
Adalah Australia yang mendukung Indonesia memiliki Rafale yang mereka sebut untuk melawan China.
"Indonesia membeli pesawat tempur senilai US$22 miliar karena bisa.
Negara-negara Asia Tenggara telah memodernisasi kekuatan militer mereka jauh sebelum China meningkatkan kekuatan militernya, terutama karena seiring dengan pertumbuhan ekonomi mereka, kekayaan pemerintah juga meningkat," jelas Lowy Institute Australia.
Bagi Australia, Rafale merupakan jawaban Indonesia atas ancaman China di Natuna Utara.
Bukan cuma itu AS juga akan membantu Indonesia mempertahankan Natuna Utara.
"Kami mendukung upaya kuat Indonesia untuk menjaga hak maritimnya dan melawan agresi RRT di Laut Cina Selatan, termasuk di zona ekonomi eksklusifnya di sekitar Kepulauan Natuna," tegas state.gov.
Tapi AS mengingatkan jika rencana pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan bisa mengundang malapetaka dari China.
Hal itu diungkapkan oleh situs analis intelijen AS, ranenetwork.com pada 1 April 2022 lalu.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Trump akan kenakan tarif 25 persen pada produk otomotif, kayu, dan farmasi Korse...
- Profil Sidharto Reza, Presiden Dewan HAM PBB perwakilan RI
- Senator AS Desak Elon Musk Nonaktifkan Starlink yang Dipakai Sindikat Penipuan A...
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania