Besi-Besi Bekas Disulapnya Menjadi Sepeda Berkualitas

JalurDua.Com, Bulukumba - Masa pandemi ternyata adalah juga masa inkubasi bagi ide yang kemudian menetaskan ragam kreatifitas. Ide-ide berkembang biak ke dalam bentuk pemanfaatan bakat dan keterampil...

Besi-Besi Bekas Disulapnya Menjadi Sepeda Berkualitas
Bacakan Artikel

JALURDUA JalurDua.Com, Bulukumba - Masa pandemi ternyata adalah juga masa inkubasi bagi ide yang kemudian menetaskan ragam kreatifitas. Ide-ide berkembang biak ke dalam bentuk pemanfaatan bakat dan keterampilan. Dapur harus tetap ngebul. Ekonomi keluarga harus tetap survive. Dan ekonomi kreatif adalah salah satu kekuatan penting yang menopangnya.

Adi, seorang pria 29 tahun yang termasuk bisa bertahan dengan memanfaatkan skilnya. Sambil berjualan ikan, sayur mayur, dan lainnnya, ia merakit besi-besi bekas menjadi sepeda. Sudah hampir dua bulan ia tekun dengan aksinya menyulap besi-besi tua itu. Sehingga bisa menjelma menjadi sepeda yang utuh yang bisa dikendarai anak-anak kecil bahkan orang dewasa.

Ayah dari dua anak ini juga kerap dibantu tetangganya bernama Rahiming yang akrab dipanggil Om Miming. Dalam sehari mereka mampu menyelesaikan satu sampai dua buah sepeda. Om Mimin kebetulan kerap punya waktu luang di samping pekerjaannya sebagai tukang press ban.

Hasil keuntungan bisnis kreatif milik Adi ini menuai biasanya laba lumayan.
"Tidak banyak. Yang penting bisa disyukuri. Satu buah unit sepeda biasanya untung sekitar Rp.50.000. Kadang juga Rp.150.000an." Tutur Adi, saat JalurDua.Com menyambangi kediamannya yang juga sekaligus tempatnya membuat sepeda dan berjualan ikan, Selasa (25/8/2020).

Harga setiap sepeda buatan Adi tentu berbeda dengan yang dijual di toko-toko sepeda. Namun saking tingginya permintaan konsumen, maka alternatif yang menyasar sepeda rakitan juga kian diminati. Apalagi kualitasnya juga beda tipis bahkan banyak yang juga setara.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: