BMKG : Hujan Es Berlangsung Hingga April
Foto : kompas.com Jalurdua.com - Jakarta | Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan hujan es seperti terjadi di Bandung dan Jakarta serta cuaca ekstrem berpotensi berlangs...
Miming mengimbau dampak yang dapat ditimbulkan berupa bencana hidrometeorologi itu di antaranya banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, jalan licin, pohon tumbang dan masih banyak lagi.
Di samping itu ia menjelaskan fenomena hujan es terjadi karena dipicu tingginya pembentukan awan hujan jenis Cumulonimbus di wilayah tersebut.
"Sehingga menyebabkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai kilat, petir, angin kencang bahkan menimbulkan fenomena hujan es," ujar Miming.
Berdasarkan pantauan Miming, kondisi atmosfer di sekitar Bandung memiliki labilitas udara yang signifikan, berada pada kategori yang dapat memicu pertumbuhan awan-awan konvektif yang cukup kuat.
Miming mengatakan hujan es dapat terbentuk dari sistem awan konvektif jenis Cumulonimbus (Cb), yang umumnya memiliki dimensi menjulang tinggi yang menandakan adanya kondisi labilitas udara signifikan dalam sistem awan tersebut.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Menjaga Wibawa Negara di Era Media Sosial
- Satu Tahun Prabowo: Jumhur Hidayat Soroti “Execution Gap” dan Dorong Program Mak...
- Siapa yang Lebih Tepat Disebut Keblinger, Prof Eggi atau Dedi Mulyadi?
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama