BNPT Ingatkan: Dunia Digital Bisa Jadi Ladang Subur Radikalisme

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menegaskan pentingnya menjaga ruang digital agar tidak menjadi sarang penyebaran paham radikal dan terorisme. Transformasi digital yang berkem...

BNPT Ingatkan: Dunia Digital Bisa Jadi Ladang Subur Radikalisme
Bacakan Artikel

JALURDUA Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menegaskan pentingnya menjaga ruang digital agar tidak menjadi sarang penyebaran paham radikal dan terorisme. Transformasi digital yang berkembang pesat memang membawa banyak manfaat, namun juga menyimpan potensi ancaman serius jika tidak dikelola dengan bijak.

Kepala BNPT, Eddy Hartono, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa dunia siber kini ibarat dua sisi mata uang. Di satu sisi, ia membuka peluang besar bagi literasi, komunikasi, dan interaksi sosial. Namun di sisi lain, ruang ini juga sering disalahgunakan oleh kelompok radikal untuk menyebarkan ideologi kekerasan, propaganda, hingga perekrutan anggota.

“Kita ketahui bersama bahwa ruang digital bisa menjadi sarana yang positif, tapi juga bisa berubah menjadi sarana yang negatif. Karena itu, ruang siber harus kita jadikan tempat pembinaan dan pencegahan, bukan lahan subur radikalisme,” kata Eddy saat berkunjung ke kantor berita ANTARA, Senin (22/9/2025).

Sebagai langkah konkret, BNPT membentuk Satgas Kontra yang bertugas memetakan platform dan konten berisiko, sekaligus mengembangkan narasi tandingan agar masyarakat, terutama generasi muda, tidak mudah terpengaruh.

“Harapan kami semua elemen masyarakat ikut berpartisipasi aktif menjaga ruang digital, sehingga tetap sehat dan produktif,” ujarnya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: