Burasa Virtual Terbungkus Papparampa
"Papparampa adalah moral budaya leluhur yang layak dilestarikan untuk memupuk rasa 'asselessurengeng' atau ukhuwah atau persaudaraan."
Bacakan Artikel
Sembari bersilaturahim melalui layar android atau pun laptop, kita saling ber-papparampa. "Makanki burasa. Janganki malu-malu."
Namun papparampa selalu lebih dibanding basa-basi. Sejak dulu tetangga-tetangga kita membawakan berbagai makanan dan buah-buahan sesuai musimnya. Lagi-lagi dibaluri papparampa, "Laoki di bolae manre burasa."
Pustaka RumPut, 23 Mei 2020
Pilih Halaman:
- 1
- 2
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Saat Demokrasi Nyemplung ke dalam Secangkir Kopi
- Inai Tutu Iya Upa', Inai Pacapa' Iya Cilaka
- Kota yang Bergerak Maju adalah Kota yang Diserbu Banjir
- Dari Bulukumba, Refleksi HPN 2026 untuk Pers Indonesia
- Sinyal Jokowi