Dunia Multipolar, Siapa yang Akan Memimpin Setelah Amerika dan China?

Hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan China sering kali menjadi sorotan dunia, mengalami fase ketegangan dan kerja sama. Setelah periode keterlibatan konstruktif, kini hubungan kedua negara kembal...

Dunia Multipolar, Siapa yang Akan Memimpin Setelah Amerika dan China?
Bacakan Artikel

Bagi Beijing, kebijakan keras AS menandakan bahwa siapa pun yang menang dalam pemilu AS mendatang, sikap konfrontatif terhadap China akan berlanjut. Sebagai respons, China memperketat kontrol domestik dan meningkatkan ketahanan terhadap pengaruh eksternal, mencerminkan kekhawatiran terhadap upaya AS yang dapat mempengaruhi stabilitas domestik.

Implikasi Global

Hubungan AS-China semakin terlihat sebagai permainan zero-sum, di mana setiap langkah satu pihak dianggap sebagai ancaman oleh pihak lain. Di Washington, China dianggap berusaha menggantikan AS sebagai kekuatan dominan global, sementara di Beijing, langkah AS dilihat sebagai upaya menahan kebangkitan China. Persepsi saling ancam ini mendorong ketegangan lebih jauh, dengan kedua negara memperkuat posisi strategis masing-masing.

Multipolaritas dan Contoh Nyata

Multipolaritas merujuk pada tatanan dunia di mana kekuatan politik dan ekonomi tidak lagi terpusat pada satu atau dua negara adidaya, melainkan tersebar di antara beberapa negara dengan kekuatan dan pengaruh yang signifikan. Dalam konteks ini, dunia tidak lagi hanya dikendalikan oleh AS dan Uni Soviet seperti pada era Perang Dingin, tetapi oleh beberapa negara kuat lainnya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: