GEKANAS : Listrik Untuk Hajat Orang Banyak, Tolak Program Holdingisasi PLN
Jalurdua.com - Jakarta | Sore ini perwakilan 18 Organisasi Serikat Pekerja yang tergabung dalam Gerakan Kesejahteraan Nasional (GEKANAS) menggelar Konferensi Pers, Jumat siang, 1 Oktober 2021, di Se...
JALURDUA Jalurdua.com - Jakarta | Sore ini perwakilan 18 Organisasi Serikat Pekerja yang tergabung dalam Gerakan Kesejahteraan Nasional (GEKANAS) menggelar Konferensi Pers, Jumat siang, 1 Oktober 2021, di Sekretariat Kantor Gekanas, kawasan Ruko ITC, Cempaka Putih.
Dalam keterangannya, Koordinator Presidium GEKANAS, R. Abdullah menyoroti soal privatisasi dengan meliberalisasi tenaga listrik negara berbasis Initial Public Offering (IPO).
Abdulah menduga jika hal tersebut akan berpotensi menimbulkan pertentangan dengan amanat dan perintah Konstitusi negara.
"Sebab, dengan melakukan Privatisasi Perusahaan Plat Merah yang bernama PT.PLN (Persero), maka kepemilikannya akan berubah menjadi Milik Umum (Swastanisasi), padahal tenaga listrik merupakan cabang produksi yang penting bagi negara dan dibutuhkan oleh hajat hidup orang banyak, terang Abdullah.
Lebih lanjut Abdulah tegaskan atas nama GEKANAS menganggap dengan dilakukannya privatisasi terhadap PT. PLN dengan dalih program Holdingisasi dan IPO, hal ini makin menunjukkan Pemerintah sebagai Penyelenggara Negara tidak taat azas dalam melaksanakan atau mengimplementasikan amanat dan perintah Pasal 33 ayat (2) UUD 1945, yang menegaskan jika Cabangcabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai sepenuhnya oleh negara.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Polres Bulukumba Tegaskan Penanganan Terbuka Dugaan Penistaan Agama
- Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”
- Andi Endang: Ramadhan Momentum Rekatkan Pemerintah dan Masyarakat
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania