Ini Alasan Indonesia 'Kecam Aksi Kekerasan Israel' Saat Ramdhan di Kompleks Masjid al-Aqsa

Jalurdua.com - Jakarta| Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, menanggapi kekerasan terbaru di kompleks Masjid al-Aqsa dengan "mengecam keras aksi kekerasan bersenjata aparat keamana...

Ini Alasan Indonesia 'Kecam Aksi Kekerasan Israel' Saat Ramdhan di Kompleks Masjid al-Aqsa
Bacakan Artikel

Polisi Israel mengatakan puluhan warga Palestina, beberapa membawa bendera kelompok Hamas, berbaris di kompleks sekitar pukul 04:00 (08:00 WIB) kemudian mulai melemparkan batu dan petasan.

Polisi mengatakan mereka menunggu sampai salat Jumat selesai sebelum memasuki lokasi untuk membubarkan para perusuh, yang telah mulai melemparkan batu ke arah Tembok Barat di bawah kompleks, tempat para jemaat Yahudi berada.

Polisi Israel mengetwit video yang menunjukkan ledakan kembang api di dalam kompleks Masjid al-Aqsa, dan pemuda bertopeng melemparkan batu ke arah petugas.

Kementerian luar negeri Israel mencuitkan video yang menunjukkan warga Palestina bertopeng di dalam masjid Qibli (juga dikenal sebagai Masjid al-Aqsa) melemparkan benda-benda dengan suara ledakan diikuti oleh percikan api.

Kementerian luar negeri Israel membantah laporan di media sosial bahwa polisi memasuki gedung masjid selama kekerasan. Beberapa jam kemudian rekaman dari dalam gedung masjid menunjukkan polisi Israel dan warga Palestina di sana dengan pemandangan lebih tenang.

Waktu yang rawan
Kementerian Luar Negeri Palestina mengutuk tindakan Israel di kompleks itu, seraya menyebut Israel "bertanggung jawab penuh dan langsung atas kejahatan ini dan konsekuensinya".

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: