Ini Alasan Indonesia 'Kecam Aksi Kekerasan Israel' Saat Ramdhan di Kompleks Masjid al-Aqsa

Jalurdua.com - Jakarta| Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, menanggapi kekerasan terbaru di kompleks Masjid al-Aqsa dengan "mengecam keras aksi kekerasan bersenjata aparat keamana...

Ini Alasan Indonesia 'Kecam Aksi Kekerasan Israel' Saat Ramdhan di Kompleks Masjid al-Aqsa
Bacakan Artikel

Bentrokan terjadi setelah kelompok-kelompok militan di Gaza mengajak "ratusan ribu" warga Palestina untuk berkumpul di kompleks al-Aqsa itu pada hari Jumat (15/04) "untuk melindungi bangsa dan masjid kita".

Tahun lalu Hamas, yang menguasai Gaza, menembakkan roket ke Yerusalem menyusul bentrokan di kompleks masjid setelah berminggu-minggu kerusuhan di kota itu, memicu perang 11 hari dengan Israel.

Kompleks ini dikenal oleh umat Islam sebagai Haram al-Syarif (Tempat Suci Yang Mulia) dan juga dianggap, secara keseluruhan, sebagai Masjid al-Aqsa. Ini adalah situs tersuci ketiga dalam Islam.

Tanah yang sama juga dianggap suci bagi orang Yahudi, bahkan merupakan situs paling suci dalam Yudaisme. Masalah hak di sana adalah salah satu masalah yang paling diperdebatkan dari konflik Israel-Palestina dan antara Israel dan dunia Muslim yang lebih luas.

Lonjakan kekerasan baru-baru ini terjadi pada saat yang sangat tidak stabil, dengan dimulainya festival Paskah Yahudi pada Jumat malam bertepatan dengan bulan suci Ramadan dan festival Paskah Kristen.

Saat Paskah biasanya tejadi peningkatan kunjungan oleh orang-orang Yahudi ke situs tersebut, yang oleh warga Palestina sebagai provokatif.

Pilih Halaman: