Jokowi Makin nge-GasPol
Keterangan gambar: Andrianto saat hadiri undangan HUT 25 Mega Bintang di Solo, Jateng, 5/6/2022. Oleh : Andrianto - Ketua Gerpol (Gerakan Reformasi Politik) Indonesia. Jalurdua.com - Jakarta| G...
Lantas bagaimana dengan PDIP yang sedari awal telah melarang para kadernya bicara Capres?
Persoalannya Jokowi bukanlah kader atau bahasanya Petugas partai?
Terbukti diputaran kabinet jilid ke 2 ini semua urusan dipegang duet Luhut dan Erik Thohir, sementara kader PDI-P tidak diberi tempat yang layak dan strategis, ironisnya tak satupun Menko dan Depatemen yang strategis dipegang kader PDI-P.
Jokowi nampaknya mengeliminir kader PDI-P sehingga sentral kekuasaan ttunggal ada di tanggannya.
Sepertinya dengan berbagai suasana ini Jokowi merasa lebih hebat, apalagi dirinya terpilih 2 kali dalam Pilpres, sedangkan Mega pernah alami kegagalan 2 kali.
Jokowi mesti pastikan kekuasan tunggal di tangannya agar upaya mengamankan proyek seperti IKN, Kereta Cepat Jkt-Bandung, dll terwujud, guna kelanggengan dinastinya.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Menjaga Wibawa Negara di Era Media Sosial
- Satu Tahun Prabowo: Jumhur Hidayat Soroti “Execution Gap” dan Dorong Program Mak...
- Siapa yang Lebih Tepat Disebut Keblinger, Prof Eggi atau Dedi Mulyadi?
- Secangkir Kopi Perpisahan di Bundaran Pinisi – Iptu Muhammad Ali & AKP Ahmad...
- Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto Apresiasi Personel Sukses Amankan Operas...