Kerugian Jasa Transportasi Online Grab Membengkak Jadi Rp 50,9 Triliun

Foto : iNews Jalurdua.com - Jakarta | Grab mencatat kerugian kuartalan US$1,1 miliar atau setara Rp 15,73 triliun (asumsi Rp 14.300/US$) dan penurunan pendapatan yang lebih buruk dari perkiraan....

Kerugian Jasa Transportasi Online Grab Membengkak Jadi Rp 50,9 Triliun
Bacakan Artikel

JALURDUA Foto : iNews

Jalurdua.com - Jakarta | Grab mencatat kerugian kuartalan US$1,1 miliar atau setara Rp 15,73 triliun (asumsi Rp 14.300/US$) dan penurunan pendapatan yang lebih buruk dari perkiraan. Penjualannya juga dilaporkan merosot 44% menjadi US$122 juta.

Perusahaan tersebut menggelontorkan uang dalam bentuk insentif untuk menarik pengemudi. Karena pemintaan ride sharing telah kembali dari titik terendah pandemi Covid-19. Selain juga menawarkan promosi pesan-antar makanan yang agresif saat orang mulai makan lebih banyak karena adanya pelonggaran.

"Kami berencana untuk berhati-hati dan disiplin dalam mengalokasikan modal, karena kami menggandakan peluang pertumbuhan jangka panjang dari sesuai permintaan periklanan dan layanan keuangan kami," jelas Chief Financial Officer Peter Oey, dikutip dari Reuters, Jumat (4/3/2022).

Kerugian sepanjang tahun membengkak menjadi US$3,56 miliar (Rp 50,91 triliun) versus US$2,75 miliar (Rp 39,33 triliun) tahun 2020.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2