Mengapa Hubungan Percintaan Beda Usia Selalu Dianggap Tabu?
Foto : BBC News England Jalurdua.com - Jakarta | Masyarakat semakin progresif. Saat ini banyak orang semakin menerima bahwa cinta bisa hadir dalam berbagai cara. Tapi, mengapa orang masih memandan...
Perhatian media yang melingkupi pernikahan Presiden Prancis Emmanuel Macron dengan perempuan yang 24 tahun lebih tua darinya, atau liputan panas tentang hubungan Kim Kardashian yang berusia 41 tahun dengan Pete Davidson yang berusia 28 tahun menjadi buktinya.
Namun Touroni meyakini bahwa hubungan laki-laki lebih tua/perempuan lebih muda sekarang semakin lebih dihakimi daripada pasangan perempuan lebih tua/laki-laki lebih muda.
Ini mungkin sebagian terkait dengan gerakan #MeToo, yang meningkatkan perhatian pada dinamika kekuatan dalam hubungan. Beberapa berpendapat perbedaan usia yang signifikan, dikombinasikan dengan kekuatan sosial dan ekonomi yang dimiliki laki-laki dalam masyarakat yang didominasi laki-laki, dapat membuat perempuan muda berada dalam posisi rentan.
Satu studi yang dilakukan tak lama setelah #MeToo berlangsung menunjukkan bahwa banyak orang luar percaya bahwa ada aspek eksploitasi dalam hubungan beda usia.
Para peneliti menemukan bahwa para pemuda sangat menolak hubungan di mana laki-laki lebih tua, karena mereka berasumsi bahwa hubungan itu berbasis pertukaran, misalnya, bahwa seks dipertukarkan demi mendapat gaya hidup tertentu.
Akankah tabu perbedaan usia menghilang?
Saat ini, ada semakin banyak penerimaan pada hubungan yang terlihat berbeda, baik soal seksualitas, jenis kelamin atau bahkan jumlah orang dalam hubungan.
Touroni mengatakan, karena semakin banyak jenis hubungan yang dinormalisasi, dia berharap orang-orang akan menghormati pilihan mereka yang berada dalam hubungan beda usia.
"Kita hidup di era yang lebih bebas dan fleksibel, jadi saya ingin menganggap bahwa seiring waktu kita akan menjadi semakin tidak menghakimi pilihan hubungan orang lain, apakah itu perbedaan usia atau apa pun."
Namun ada sedikit bukti bahwa ketertarikan masyarakat terhadap perbedaan usia berkurang. Apa yang disebut hubungan cinta selebritas Mei-Desember masih sering menjadi berita utama, dan orang-orang muda tampak lebih menghakimi hubungan beda usia daripada mereka yang lebih tua, terutama ketika prianya lebih tua dari perempuan.
Mengingat bahwa kaum muda umumnya berada di garis depan perubahan sosial, ketidaksetujuan mereka dapat berarti bahwa tabu perbedaan usia mungkin menjadi semakin mengakar.
"Secara keseluruhan, saya berharap agar kita tidak terlalu menghakimi orang lain, apa pun pilihan mereka," kata Lordan.
"Tapi narasi tentang hubungan seperti apa yang dianggap 'baik' sepertinya sudah terprogram dalam masyarakat Barat, kecil kemungkinannya orang akan berhenti menilai pilihan gaya hidup orang lain yang bertentangan dengan norma-norma ini, termasuk pasangan dengan perbedaan usia."
(Agt Jalurdua - Katie Bishop BBC Worklife)
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- test posting berita
- Inovasi PEDAS Bulukumba Antar Raih Penghargaan Bangga Kencana
- Uji Kompetensi Wajib? Strategi Kemnaker Perkuat Daya Saing Lulusan Magang
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama