Menkes Ramal Puncak Omicron 3 Kali Lipat Delta
Foto : CnnIndonesia.com Jalurdua.com - Jakarta | Puncak penyebaran virus corona (Covid-19) varian Omicron di Indonesia diprediksi terjadi akhir Februari 2022. Pada saat itu, pemerintah memperki...
Budi meminta seluruh masyarakat untuk tetap mewaspadai penularan virus corona varian Omicron di Indonesia. Ia juga meminta agar seluruh pihak tidak jemawa dengan kondisi saat ini.
Masyarakat juga diminta untuk mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan serta kembali meningkatkan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan.
"Melihat kasus seperti ini, ada banyak ketidakpastian, lebih baik hati-hati, waspada, tidak usah jemawa, jalani prokes, hindari kerumunan, karena kemungkinan kasus akan naik sampai akhir bulan," papar Budi.
Masa Karantina Kedatangan Luar Negeri Dipangkas Jadi 5 Hari
Berdasarkan data Lembaga Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID), jumlah kasus Omicron di Indonesia per hari ini, Senin (31/1) mencapai 2.507 kasus. Jumlah itu meningkat pesat sejak temuan awal kasus Omicron pada Desember 2021.
Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI, jumlah kasus virus corona varian Omicron di Jakarta sampai dengan Minggu (30/1) mencapai 2.892 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.311 merupakan kasus transmisi lokal, sementara 1.581 merupakan pelaku perjalanan luar negeri.
- 1
- 2
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Menjaga Wibawa Negara di Era Media Sosial
- Satu Tahun Prabowo: Jumhur Hidayat Soroti “Execution Gap” dan Dorong Program Mak...
- Siapa yang Lebih Tepat Disebut Keblinger, Prof Eggi atau Dedi Mulyadi?
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama