Menuju 2024, Ketum Demokrat Ceritakan Kuda Hitam
AHY - Foto : WartaEkonomi. Jalurdua.com - Jakarta | Dalam acara Bimtek atau Bimbingan Teknis, (3/2), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyerukan kepada Para Anggota DPRD...

JALURDUA Jakarta | Dalam acara Bimtek atau Bimbingan Teknis, (3/2), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyerukan kepada Para Anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat di seluruh Indonesia agar menjadi Kuda Hitam.
AHY menegaskan, para kader diminta untuk tidak merasa diri hebat. "Lebih baik kita menjadi kuda hitam yang tidak diperhitungkan, tapi menang," tegasnya, dikutip dari siaran pers di Jakarta, Sabtu 5/2/2022.
Dalam siaran pers terbarunya, Partai Demokrat lantas menjelaskan lebih rinci instruksi AHY bahwa semua kader Demokrat diminta:
Menjadi Kavaleri. Kavaleri adalah Pasukan Berkuda yang melakukan manuver sekaligus tembakan yang menghasilkan daya kejut. Artinya, Ketum AHY menyerukan agar para anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat aktif turun langsung (manuver) dengan memberikan bantuan yang menyentuh kebutuhan rakyat (tembakan). Demokrat harus pro rakyat.
Menjadi Kuda Perang. Kuda Perang bukanlah kuda pacuan yang melaju terus di lintasannya, juga bukan Kuda Ketangkasan yang melompat hanya mengikuti perintah tuannya. Kuda Perang tahu kapan harus maju, berhenti dan mundur untuk maju kembali. Artinya, Ketum AHY mengingatkan kepada para Anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat untuk meningkatkan kapasitas dan integritasnya melalui Bimtek ini agar punya inisiatif, kreativitas, dan inovasi dalam mengembangkan program-program Pro Rakyat.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Polres Bulukumba Tegaskan Penanganan Terbuka Dugaan Penistaan Agama
- Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”
- Andi Endang: Ramadhan Momentum Rekatkan Pemerintah dan Masyarakat
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania