Mira Murati, Perempuan di Balik AI Canggih yang Menolak Rp16 Triliun dari Marc Zuckerberg
JALURDUA.COM - Nama Mira Murati kembali menjadi sorotan dunia teknologi. Alasannya bukan karena meluncurkan produk baru, melainkan karena keberaniannya menolak tawaran fantastis dari Mark Zuckerb...
Bacakan Artikel
Peran Besar di OpenAI
Murati bergabung dengan OpenAI pada 2018 dan menjadi motor di balik pengembangan tiga teknologi ikonik:
- ChatGPT – chatbot yang kini digunakan jutaan orang di dunia
- DALL·E – AI kreator gambar dari deskripsi teks
- Codex – AI penulis kode pemrograman
Namanya makin dikenal ketika sempat menjabat CEO sementara OpenAI selama tiga hari, menggantikan Sam Altman yang diberhentikan dewan sebelum akhirnya kembali.
Mendirikan Thinking Machines Lab
Pada September 2024, Murati meninggalkan OpenAI dan mendirikan Thinking Machines Lab. Startup ini langsung mencuri perhatian karena merekrut talenta kelas dunia dari OpenAI dan Meta.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Apple Uji Google Gemini AI untuk Tingkatkan Siri, iPhone 17 Belum Dapat Izin Mas...
- Starlink Hentikan Pendaftaran Pengguna Baru di Indonesia, Ini Penyebabnya
- Harga iPhone 16 Turun Drastis Agustus 2025,
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania