Mira Murati, Perempuan di Balik AI Canggih yang Menolak Rp16 Triliun dari Marc Zuckerberg

JALURDUA.COM - Nama Mira Murati kembali menjadi sorotan dunia teknologi. Alasannya bukan karena meluncurkan produk baru, melainkan karena keberaniannya menolak tawaran fantastis dari Mark Zuckerb...

Mira Murati, Perempuan di Balik AI Canggih yang Menolak Rp16 Triliun dari Marc Zuckerberg
Bacakan Artikel

Tak tanggung-tanggung, TML mengamankan pendanaan awal 2 miliar dolar AS (sekitar Rp 33 triliun), dan kini valuasinya melonjak menjadi Rp 197 triliun—bahkan sebelum merilis produk komersial. Murati berjanji, produk AI perdana TML akan hadir tahun ini.

Ambisi Besar Meta

Penolakan TML tak membuat Zuckerberg menyerah. Beberapa bulan terakhir, Meta memang agresif memburu pakar AI dari raksasa teknologi lain, seperti OpenAI, Google DeepMind, Anthropic, hingga Apple.

Setelah mengakuisisi Scale AI pada Juni 2025, Meta membentuk Meta Superintelligence Labs (MSL) yang dipimpin CEO Scale AI, Alexandr Wang.

Ia bekerja bersama tokoh-tokoh ternama seperti mantan CEO GitHub Nat Friedman dan sejumlah figur besar lainnya.***

Pilih Halaman: