Musrenbang Ramadan Bulukumba: Ketahanan Pangan Jadi Poros Pembangunan Daerah

JALUR DUA.COM, BULUKUMBA - Menjelang senja di Kecamatan Gantarang, suara langkah warga berpadu dengan semilir angin Ramadan. Di halaman kantor camat, pemerintah dan masyarakat duduk setara, berbagi g...

Musrenbang Ramadan Bulukumba: Ketahanan Pangan Jadi Poros Pembangunan Daerah
Bacakan Artikel

JALURDUA JALUR DUA.COM, BULUKUMBA - Menjelang senja di Kecamatan Gantarang, suara langkah warga berpadu dengan semilir angin Ramadan. Di halaman kantor camat, pemerintah dan masyarakat duduk setara, berbagi gagasan tentang masa depan. Di sanalah Pemerintah Kabupaten Bulukumba memulai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dirangkaikan dengan Safari Ramadan 2026, sebuah forum perencanaan yang bukan sekadar agenda birokrasi, melainkan ruang harapan bersama.

Kegiatan perdana ini digelar di Kecamatan Gantarang, Senin, 23 Februari 2026, menjadi titik awal Musrenbang serentak di 10 kecamatan. Sejak pukul 16.00 WITA, halaman Kantor Camat Gantarang dipenuhi kepala desa, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintah daerah. Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta shalat Isya dan tarawih berjamaah di Masjid Taqwa Ponre, menegaskan nilai spiritual sebagai fondasi pembangunan.

Ruang Aspirasi yang Diperkuat Spirit Ramadan

Hadir dalam forum tersebut Ketua DPRD Bulukumba Umy Asyiatun Khadijah, jajaran kepala desa, serta para tokoh masyarakat. Musrenbang kecamatan ini menjadi lanjutan dari proses panjang penjaringan aspirasi yang telah dimulai sejak tingkat desa dan kelurahan.

Kepala Bapperida Bulukumba Andi Irma Darmayanti menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan instrumen strategis untuk menyatukan kebutuhan warga dengan arah kebijakan daerah.

“Musrenbang Kecamatan bertujuan menampung usulan program dan kegiatan dari masyarakat yang kemudian dirumuskan menjadi program prioritas kecamatan sebagai bagian dari rencana pembangunan daerah,” ujarnya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: