Pandemi Kebodohan
Keterangan foto - Kiri ke Kanan: AA LaNyala Mataliti (Ketua DPD-RI), Jend purn Try Sutrisno (Mantan Wakil Presiden RI), dr. Zulkifli S Ekomei. Oleh : Zulkifli S Ekomei Pikiran merdeka.com - (Mu...
Dengan demikian, beredarnya video saat sidang kabinet bukanlah bocor, mungkin sengaja dibocorkan demi membalik persepsi publik ketika ia gagal dalam sebuah kebijakan. Canggih. Muncul anekdot di masyarakat, "Lihat tuch! Jokowi sudah memarahi Presiden dan para menterinya gegara gagal mengerjakan kebijakan".
Di era kini, pencitraan itu identik dengan sihir. Poin ini perlu digarisbawahi. "Pencitraan itu identik sihir". Sebab, modusnya nyaris sama yakni memanipulasi pikiran ataupun membalik persepsi publik. Membelokkan pandangan mata.
Dalam ilmu sihir alias pencitraan, apa yang terlihat di atas permukaan bukanlah hal sebenarnya. Ia hanya realitas palsu dengan mengubah opini publik sesuai keinginan penyihir.
Tetapi, secara profesional harus diakui bahwa level "marketing" pada Tim Jokowi tergolong jago. Sekali lagi, marketingnya cermat mengelola produk. Pintar memilah bahan (momen) yang mau diolah, kemudian lihai mengemas "event" yang hendak dijual alias ditayangkan ke publik. Dan sebagian warga pun 'melahab' tanpa selidik. Lalu, muncul puja-puji, Keren. Meskipun terkadang lebay ---out of control--- misalnya, pose Jokowi jongkok di rel kereta api, atau foto memandang ke laut lepas, ataupun tatkala ia duduk bersarung di hutan IKN dst. Hingga kini tak jelas, maksud pesannya apa.
Teori "marketing"nya gamblang: "Jika pasar tidak dapat dikuasai maka pengaruhi pikiran publik. Kendalikan alam bawah sadar warga, lalu balikkan persepsinya". Itulah dunia periklanan, lebih maju lagi disebut "marketing communication".
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Menjaga Wibawa Negara di Era Media Sosial
- Satu Tahun Prabowo: Jumhur Hidayat Soroti “Execution Gap” dan Dorong Program Mak...
- Siapa yang Lebih Tepat Disebut Keblinger, Prof Eggi atau Dedi Mulyadi?
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama