PB FMPP SUMUT Gelar Aksi di Kejati Sumut, Tuntut Transparansi Penyaluran Dana PEN di Padang Lawas Utara

Medan, 10 Februari 2025 – Pengurus Besar Forum Mahasiswa Pemuda Peduli Sumatera Utara (PB FMPP SUMUT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (KEJATISU). Aksi ini di...

PB FMPP SUMUT Gelar Aksi di Kejati Sumut, Tuntut Transparansi Penyaluran Dana PEN di Padang Lawas Utara
Bacakan Artikel

JALURDUA Medan, 10 Februari 2025 – Pengurus Besar Forum Mahasiswa Pemuda Peduli Sumatera Utara (PB FMPP SUMUT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (KEJATISU). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas dugaan penyimpangan dalam penyaluran Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Kabupaten Padang Lawas Utara, yang hingga kini masih menyisakan banyak pertanyaan di kalangan mahasiswa dan masyarakat.

Berdasarkan laporan masyarakat serta hasil investigasi yang dilakukan di lapangan, ditemukan berbagai kejanggalan dalam penggunaan Dana PEN yang mencapai Rp230 miliar. Dana yang seharusnya digunakan untuk memulihkan ekonomi daerah dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, justru tidak menunjukkan hasil yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

Dugaan Penyimpangan Dana PEN

PB FMPP SUMUT menyoroti beberapa hal terkait penyaluran Dana PEN, di antaranya:

  • Bidang Infrastruktur: Banyak proyek pembangunan di beberapa titik yang tidak memiliki fungsi yang jelas atau terbengkalai. Seharusnya, dengan anggaran sebesar itu, infrastruktur di Padang Lawas Utara mengalami perbaikan yang nyata, namun kenyataannya tidak demikian.
  • Bidang Pendidikan: Tidak ada perubahan signifikan dalam sistem pendidikan, dan transparansi penggunaan dana ini masih menjadi tanda tanya besar. Hingga saat ini, masyarakat tidak mendapatkan informasi jelas terkait alokasi Dana PEN untuk pendidikan.
  • Bidang Kesehatan: Masih banyak masyarakat di Padang Lawas Utara yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Tidak jelas bagaimana Dana PEN dialokasikan dalam sektor kesehatan, mengingat masih ada banyak fasilitas kesehatan yang minim perbaikan dan pelayanan yang tidak optimal.

Bahkan, muncul dugaan kuat bahwa pemerintah daerah tidak menyalurkan Dana PEN sebagaimana mestinya. Hal ini semakin menimbulkan kecurigaan, mengingat pada saat itu Bupati Padang Lawas Utara dijabat oleh ANDAR AMIN HARAHAP, sementara Sekretaris Daerah dijabat oleh PATUAN RAHMAT SUKUR P. HASIBUAN, yang kini menjadi Penjabat Bupati Padang Lawas Utara.

Tuntutan PB FMPP SUMUT

Dalam aksi tersebut, PB FMPP SUMUT menyampaikan empat tuntutan utama, yakni:

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2