PB FMPP SUMUT Gelar Aksi di Kejati Sumut, Tuntut Transparansi Penyaluran Dana PEN di Padang Lawas Utara

Medan, 10 Februari 2025 – Pengurus Besar Forum Mahasiswa Pemuda Peduli Sumatera Utara (PB FMPP SUMUT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (KEJATISU). Aksi ini di...

PB FMPP SUMUT Gelar Aksi di Kejati Sumut, Tuntut Transparansi Penyaluran Dana PEN di Padang Lawas Utara
Bacakan Artikel
  1. Meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk mengawasi dan memeriksa transparansi penyaluran Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di 12 kecamatan di Kabupaten Padang Lawas Utara. Selain itu, mendesak Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Padang Lawas Utara untuk mengungkapkan secara terbuka lokasi-lokasi penyaluran dana tersebut.
  2. Menuntut Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menyelidiki pertanggungjawaban penggunaan Dana PEN sebesar Rp230 miliar. Pihaknya juga meminta klarifikasi dari Penjabat Bupati Padang Lawas Utara, mengingat pada saat itu beliau menjabat sebagai Sekretaris Daerah yang turut terlibat dalam perumusan serta realisasi dana tersebut.
  3. Meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk memeriksa peran serta tanggung jawab Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara beserta jajarannya dalam mengawasi penggunaan Dana PEN. Diduga, terdapat kelalaian dalam pengawasan, sehingga membuka peluang terjadinya penyalahgunaan dana oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
  4. Mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk segera mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan Dana PEN di Kabupaten Padang Lawas Utara. PB FMPP SUMUT meminta agar laporan masyarakat segera ditindaklanjuti dan memastikan proses hukum berjalan secara transparan serta akuntabel, mengingat dana ini merupakan pinjaman yang wajib dikembalikan oleh pemerintah daerah.

Ketua Umum PB FMPP SUMUT, Sadar Putra A.G.H., menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal kasus ini hingga masyarakat mendapatkan kejelasan mengenai ke mana sebenarnya Dana PEN tersebut dialokasikan.

"Dana PEN ini harus jelas penyalurannya! Kami tidak akan tinggal diam melihat dana sebesar Rp230 miliar yang seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, malah berpotensi diselewengkan. Aksi ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap Padang Lawas Utara, dan kami akan terus mengawal hingga ada kejelasan serta tindakan hukum yang tegas!" tegas Sadar Putra A.G.H.

PB FMPP SUMUT juga menegaskan bahwa jika tuntutan mereka tidak mendapat respons yang serius, mereka akan menggelar aksi yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat serta mahasiswa di Sumatera Utara.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2