Peringatan MALARI 2022 Berkumpulnya Tekad Selamatkan Demokrasi
Peringatan Malari & HUT InDemo ke 22. (Foto : Ist). Jalurdua.com - Jakarta | Peringatan Malari (15 Januari 1974) dan hari jadi Indonesia Democracy Monitor (InDemo) ke 22 tahun yang diselenggar...
Dari pantauan media, bahwa untuk dapat masuk ke area acara utama diskusi terbuka, tanpa terkecuali seluruh tamu, peserta undangan diwajibkan ikuti test swab yang dilakukan oleh para tenaga Medis Klinik Baruna, Jakarta Pusat.
"Acara peringatan dilaksanakan didua tempat yang tidak berjauhan dari acara puncak (Hotel Mercure, Cikini, Jakpus) guna ikuti protokol kesehatan guna menghindari terjadinya kerumunan yang berlebihan, dan acara dapat diakses oleh publik secara online melalui jaringan internet menggunakan aplikasi zoom dan youtube, ujar BIN, Aktivis Senior yang pernah divonis 8 tahun dimasa Orde Baru, atas tuduhan menyebarkan faham komunis, disela-sela obrolan sebelum acara.
Panitia HUT InDemo kemarin menggelar acara diskusi terbuka dengan Thema "Perubahan Iklim dan Keadilan" dengan Narasumber : Herdi Sahrasat (Indemo), Tata Mustasya (Green Peace Indonesia), Timer Manurung (Auriga Nusantara), Moderator : Bursah Zarnubi (Ketum DPP PGK) dan Pembuka Acara : dr. Hariman Siregar (Tokoh Malari, Pendiri InDemo).
Dalam sambutannya, Hariman Siregar menyinggunga terkait sejarah didirikannya InDemo 22 tahun untuk menampung para aktivis setelah kekuasaan Soeharto berakhir di tahun 1998, supaya para aktivis tetap bersatu untuk dapat melaksanakan kerja-kerja aktivisnya, khususnya memantau atau memonitor jalannya demokrasi negara kita agar tetap berjalan dan tumbuh.
Terlihat para tokoh senior kalangan aktivis, militer, polri, antara lain Bambang Sulistomo, Lily Chotidjah Wahid, Dipo Alam, Rizal Ramli, Jumhur Hidayat, Syahganda Nainggolan, Eggi Sudjana, Ahmad Yani, Jend purn Tedjo, Fachri Hamzah, Imam Supaat, BeaThor Surjadi, Helmy Fauzy, Iwan Sumule, dll.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Menjaga Wibawa Negara di Era Media Sosial
- Satu Tahun Prabowo: Jumhur Hidayat Soroti “Execution Gap” dan Dorong Program Mak...
- Siapa yang Lebih Tepat Disebut Keblinger, Prof Eggi atau Dedi Mulyadi?
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama