Pilkada 2020 Bulukumba adalah Nostalgia Pilpres 2019

Judul di atas saya pinjam dari kalimat seorang pengunjung di Kedai Kopi Litera. Saya lupa namanya. Dan saya lupa menanyakan siapa gerangan yang dia dukung dalam Pilkada 2020 di Bulukumba. Untung saja...

Pilkada 2020 Bulukumba adalah Nostalgia Pilpres 2019
Bacakan Artikel

JALURDUA Judul di atas saya pinjam dari kalimat seorang pengunjung di Kedai Kopi Litera. Saya lupa namanya. Dan saya lupa menanyakan siapa gerangan yang dia dukung dalam Pilkada 2020 di Bulukumba. Untung saja saya tidak lupa memberinya uang kembalian. Dia pereguk kopi yang cukup keren. Matanya merem melek menikmati tegukan terakhir Kopi Soekarno yang tanpa gula.

Benarkah kekuatan "ideologis" masih memiliki efek dalam mempengaruhi kecenderungan pemilih di level pilkada? Sayangnya belum ada riset resmi soal itu dari lembaga manapun. Itu bukan kata saya. Itu ucapan si om.

Si om yang satu ini pengunjung dadakan alias tak terencana ke Kedai Kopi Litera. Si om awalnya bertanya, "Tabe dek, di sini tempat fotocopy?"

Saya jawab, "Ye bukan om, di sini tempat ngopi. Tempat fotocopy di sebelah, om."

"Tapi kayaknya tutup. Kalo begitu saya ngopi."

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: