Prada ES Tewas Dianiaya di Barak, Kodam I/BB, LBH Minta TNI Terbuka
Gambar Ilustrasi (Foto : Tribun) Jalurdua.com - Jakarta | Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Donald Silitonga angkat bicara terkait penganiayaan yang mengakibatkan Prada ES tewas....
“Jadi kita tunggu hasil tim investigasi yang sedang bekerja,” katanya.
Informasi beredar di lapangan, Prada ES tewas diduga akibat perutnya kejang usai dipukul tiga kali dan diminta melakukan jongkok berdiri oleh seniornya.
Namun, soal dugaan penganiayaan ini sempat dibantah oleh Donald.
Katanya, Prada ES meninggal karena pembinaan.
Sementara itu, kejadian bermula saat personel Yonarmed 2/105 berinisial Pratu HS datang ke barak lajang tamtama Rainpur B Amplas.
Pratu HS datang untuk memberikan arahan pada tamtama lajang yang dibawahinya perihal pangkat dan senioritas.
Pratu HS memberikan arahan pada juniornya Pratu RA untuk mengambil alih pengarahan.
Kemudian Pratu RA diduga melakukan pemukulan terhadap para tamtama gelombang I tahun 2021 sebanyak tiga kali pada bagian perut.
Prada ES adalah satu dari sekian anggota yang dipukul saat itu.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Menjaga Wibawa Negara di Era Media Sosial
- Satu Tahun Prabowo: Jumhur Hidayat Soroti “Execution Gap” dan Dorong Program Mak...
- Siapa yang Lebih Tepat Disebut Keblinger, Prof Eggi atau Dedi Mulyadi?
- Wagub Sulsel Resmikan Gerakan Anti-Stunting di Bulukumba, Puji Penurunan 8,5 Per...
- Pemudik yang Sudah Vaksin Booster Tak Perlu Tes Antigen dan PCR