SK Menteri Siti: KLHK Ambil Alih Kelola 1,1 Juta Hektare Hutan di Jawa
Jalurdua.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengambil alih kelola 1.103.941 juta hektare hutan di Pulau Jawa dari Perum Perhutani.Dengan demikian, wilayah kelola Perum Perhutani...
Menteri LHK Siti Nurbaya dalam rapat bersama Komisi IV DPR, menjelaskan alasan mengapa kebijakan tersebut dibuat. Salah satunya untuk mengurangi area hutan yang selama ini dikelola Perhutani secara tidak produktif.
Selanjutnya, untuk mengurangi area konflik tenurial yang selama ini gagal diselesaikan Perhutani. Ketiga, untuk mereformasi dan mengefisienkan kinerja Perhutani. Diharapkan Perhutani bisa fokus menjalankan bisnis pemanfaatan hasil hutan di area produktif saja.
Keempat, memperluas kesempatan kerja dan pendapatan masyarakat dengan menjadikannya sebagai objek perhutanan sosial.
"Peran masyarakat yang sebelumnya hanya pekerja (Perhutani), berubah menjadi pengelola mandiri," kata Siti.
Alasan kelima, kata Siti untuk mempercepat pemulihan dan pengendalian kerusakan hutan. Sebab, ia melihat banyak hutan yang kritis.
"Areal-areal yang seperti ini yang harus dipulihkan ini, misalnya di Banten, ini juga di Garut, terus Jawa Barat ini ini termasuk yang harus ditata dan dipulihkan. Terus, di Cilacap, Jawa Tengah, Sukoharjo, dan seterusnya," sebutnya.
Siti menuturkan pihaknya saat ini sedang mempersiapkan keputusan menteri baru yang berisikan ketentuan lebih rinci terkait pengelolaan khusus hutan di Pulau Jawa itu.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Polres Bulukumba Tegaskan Penanganan Terbuka Dugaan Penistaan Agama
- Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”
- Andi Endang: Ramadhan Momentum Rekatkan Pemerintah dan Masyarakat
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania