Sosok Rasmus Paludan Pembakar Alquran di Swedia yang Berujung Rusuh

Ket gambar : Rasmus Paludan adalah Pemimpin Partai Stram Kurs - Foto : AFP Jalurdua.com - Jakarta | Keributan dan bentrokan pecah di beberapa kota Swedia sejak Kamis (14/04) setelah kelompok sayap...

Sosok Rasmus Paludan Pembakar Alquran di Swedia yang Berujung Rusuh
Bacakan Artikel

JALURDUA Ket gambar : Rasmus Paludan adalah Pemimpin Partai Stram Kurs - Foto : AFP

Jalurdua.com - Jakarta | Keributan dan bentrokan pecah di beberapa kota Swedia sejak Kamis (14/04) setelah kelompok sayap kanan dan anti-Islam Denmark menggelar aksi pembakaran Alquran di beberapa kota.

Pada Minggu (17/04), aparat berwenang mengatakan tiga orang terluka setelah terkena peluru polisi selama bentrokan. Perhatian kini tertuju kepada Rasmus Paludan, seorang pria Denmark-Swedia yang menggalang kelompok itu.

Pada 2017, pria 40 tahun itu mendirikan gerakan sayap kanan Denmark, Stram Kurs atau Garis Keras, yang menyuarakan agenda anti-imigran dan anti-Islam.

Pada Kamis (14/04) dan Jumat (15/04) lalu, kelompok tersebut menyiarkan secara langsung video streaming Paludan membakar Alquran di berbagai kota di Swedia dan berencana terus menggelar aksi serupa. Dia dikenal sering melakukan aksi seperti itu.

Paludan diketahui berniat mencalonkan diri dalam pemilu legislatif Swedia September mendatang, tetapi masih belum memiliki jumlah dukungan yang diperlukan untuk mengamankan pencalonannya itu, ungkap AFP.

Paludan sedang menjalani "tur" di Swedia. Dia mengunjungi kawasan-kawasan dengan populasi Muslim yang besar, tempat dia ingin membakar kitab suci Alquran.

Siapa Rasmus Paludan?
Paludan dikenal sebagai seorang pengacara dan YouTuber dan diketahui pernah dihukum karena kasus penghinaan rasial.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: