Bahaya Laten Perpanjangan Masa Jabatan Presiden
Adhie M Massardi - Foto : KedaiPena Oleh : Adhie M Massardi - Ketua Komite Eksekutif KAMI (Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia) KEPEMIMPINAN Ferdinan Marcos yang rakus (korupsi, kolusi, dan ne...
Akan tetapi Cory Aquino dan Fidel Ramos menolak dengan sangat tegas dorongan rakyatnya untuk menambah periode kekuasaannya. Alasan keduanya, menaati konstitusi yang dirancang bersama rakyat dalam gerakan people power.
Dalam konstitusi Filipina pasca kediktatoran Marcos yang rakus ingin terus berkuasa, masa jabatan presuden dibatasi hanya satu kali (6 tahun). Tidak perlu ada penjelasan “dan setelah itu tidak bisa dipilih kembali”.
Menarik dibahas adalah perdebatan yang terjadi di sana. Bukan soal keberhasilan dalam pemerintahan, melainkan tata nilai, etika berdemokrasi dan etika menaati konstitusi sebagai pedoman berbangsa dan bernegara.
Cory Aquino dan Fidel Ramos memilih menegakkan etika dan penghormatan terhadap konstitusi. Karena bagi mereka, membangun negara-bangsa itu bukan sekedar meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan rakyat.
Bagi sebuah bangsa, apalagi yang sedang berkembang, lebih penting dari semua itu adalah membangun tata nilai, menjaga komitmen dan moralitas demi meningkatkan harkat dan martabat kemanusiaan.
Karena hanya bangsa yang bisa menjaga tata nilai, komitmen dan bermoral tingga yang akan mencapai tingkat kesejahteraan lahir dan batin.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Dari Bulukumba, Refleksi HPN 2026 untuk Pers Indonesia
- Sinyal Jokowi
- Lewat Parpol Tak Berhasil, Diduga Operasi Penundaan Pemilu 2024 Bergeser ke KPU
- Trump akan kenakan tarif 25 persen pada produk otomotif, kayu, dan farmasi Korse...
- Profil Sidharto Reza, Presiden Dewan HAM PBB perwakilan RI