Dari Karpet Selingkuh Sampai Do’a Ibu

Musim bunga adalah ruang istimewa bagi kembang hias ketika dimanjakan oleh manusia. Ruang buat berbagai strata sosial untuk sama-sama menikmati aroma mewangi sepanjang hari. Kembang hias bermekaran t...

Dari Karpet Selingkuh Sampai Do’a Ibu
Bacakan Artikel

JALURDUA Musim bunga adalah ruang istimewa bagi kembang hias ketika dimanjakan oleh manusia. Ruang buat berbagai strata sosial untuk sama-sama menikmati aroma mewangi sepanjang hari. Kembang hias bermekaran trendnya di seantero Bulukumba sejak dua bulan belakangan. Ibu-ibu dan remaja putri tetiba memiliki kegiatan baru di waktu senggang. Bahkan segelintir kaum pria pun ada yang juga kepincut terhadap trend mutakhir itu.

Dari tahun ke tahun pun trend tanaman hias yang digemari bisa berubah-ubah tak tentu arah. Sehingga, bagi kalangan tertentu merasa sangat penting untuk terus memperbarui informasi mengenai tanaman hias yang sedang trend saat ini sebagai referensi.

Tidak peduli pagi, siang, sore, malam, mayoritas warga Kabupaten Bulukumba mendadak akrab dengan nama-nama kembang hias. Banyak pula yang tiba-tiba menjadi pakar kembang hias. Ada pula yang mendadak menjelma bagai “ensiklopedia” atau pun “dictionary berjalan “terkait dunia ”perbungaan.”

Sebahagian warga yang membeli bunga bahkan mengaku mulai lagi tertarik untuk memelihara bunga untuk mengisi hari-hari selama adanya pandemi covid-19. Sebahagian lainnya ada yang mengaku hanya sekadar ikut-ikutan trend. Karena lagi boomingnya aglonema, ya ikut juga.

Berbagai platform media sosial pun dibanjiri foto dan video bebungaan. Rasanya, pilkada 2020 Bulukumba kalah trend oleh isu bunga. Saya jadi berpikir untuk menyarankan kepada para kontestan Pilkada 2020 untuk menyumbangkan bunga-bunga kepada para warga Bulukumba.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2