Empat Gubernur di Jawa disomasi Soal Pencemaran Lingkungan Hidup, Kenapa Air Polusi Mikroplastiknya Bahayakan Jutaan Orang?

Jalurdua.com - Jakarta | Langkah tiga lembaga pemerhati lingkungan melayangkan somasi kepada empat gubernur di Pulau Jawa atas pencemaran sungai akibat mikroplastik diharapkan bisa mengubah kualita...

Empat Gubernur di Jawa disomasi Soal Pencemaran Lingkungan Hidup, Kenapa Air Polusi Mikroplastiknya Bahayakan Jutaan Orang?
Bacakan Artikel

JALURDUA  Jalurdua.com - Jakarta | Langkah tiga lembaga pemerhati lingkungan melayangkan somasi kepada empat gubernur di Pulau Jawa atas pencemaran sungai akibat mikroplastik diharapkan bisa mengubah kualitas air minum yang dikonsumsi jutaan orang di Indonesia agar lebih sehat serta membuat kondisi air sungai sejernih puluhan tahun lalu, kata peneliti. Air yang dikonsumsi dari sungai yang tercemar itu bisa berbahaya.

Ada empat gubernur yang jadi target somasi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.

Dari empat gubernur yang disomasi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan sudah merespons, dan mengambil langkah peringatan serta pemanggilan pabrik yang melakukan pencemaran air sungai Bengawan Solo.

Saat matahari bersinar terik pada Rabu (13/04), pendiri LSM lingkungan Ecoton, Daru Setyorini mengambil sampel air Sungai Ciliwung di Jakarta.

Kegiatan itu dia lakukan untuk mengetahui apakah sungai tersebut punya kandungan mikroplastik. "Kami akan menguji kadar fisika-kimia air, selain mengambil mikroplastik," katanya kepada BBC News.

Pengumpulan sampel air ini akan dijadikan dasar untuk melayangkan somasi kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Sebelumnya, lembaga ini bersama Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dan Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) juga melayangkan langkah hukum serupa kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

"Kami mengirimkan surat somasi kepada tiga gubernur untuk segera melakukan program yang sistematis untuk memulihkan kerusakan sungai-sungai kita ini, terutama yang ada di Pulau Jawa," tambah Daru.

Pengambilan sampel air dari sungai-sungai besar dalam kurun waktu satu tahun terakhir ini mengungkap temuan 198 partikel mikroplastik per 100 liter, dan 120 partikel mikroplastik pada ikan. Mikroplastik ini berukuran kurang dari 5milimeter. Penelitian juga dilakukan pada feses 102 manusia, dan seluruhnya terdapat kandungan mikroplastik.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: