Geng Hacker Ini Berhasil Retas Data BI
Foto : Google. Jalurdua.com - Jakarta | Sistem keamanan siber Bank Indonesia (BI) beberapa waktu lalu berhasil diretas Geng ransomware conti. Kelompok ini mencuri data non kritikal karyawan BI.Pak...
Bacakan Artikel
Jika serangan ditujukan untuk uang tebusan, data atau file yang diserang akan dienkripsi agar tidak bisa bisa dibuka oleh pemilik data.
Sehingga korban mau tidak mau harus membayar sejumlah uang untuk mendapatkan akses pada data tersebut.
"Kalau korban tidak membayar uang tebusan yang diminta, maka data dan sistemnya akan dirusak dan sistem tidak bisa berjalan sehingga layanan organisasi tersebut akan berhenti. Karena data file mahal dan penting, jadi pasti pihak lembaga mau tidak mau membayar tebusan jika terkena serangan ransomware," tutup Pratama.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Hasil Autopsi Penembakan Kajang Bulukumba: Luka Lebam Benda Tumpul, Keluarga Tun...
- Polisi Bulukumba Tangkap Pelaku Curanmor dalam Waktu Singkat: Kronologi dan Peng...
- 29 Tersangka Dibekuk, Polda Sulsel Bongkar Dalang Pembakaran DPRD Sulsel dan Mak...
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania