Jaka Timbal

Jaka Timbal tidak lahir di Pulau Jawa, melainkan di Bulukumba. Entah pada abad ke berapa Jaka Timbal mulai muncul di jazirah selatan Pulau "Sule'bessi" atau Sulawesi atau Celebes kata orang bule....

Jaka Timbal
Bacakan Artikel

JALURDUA Jaka Timbal tidak lahir di Pulau Jawa, melainkan di Bulukumba. Entah pada abad ke berapa Jaka Timbal mulai muncul di jazirah selatan Pulau "Sule'bessi" atau Sulawesi atau Celebes kata orang bule.

Entah siapa yang pertama kali menciptakan istilah "Jaka Timbal".Sependek pengetahuan saya, ia bukan idiom yang lazim. Namun ia sekali-sekali muncul sebagai penyegar obrolan dan candaan kaum muda terkait pembahasan seputar kawin-mawin.

Jaka Timbal adalah akronim dari "Janji Kawin Timo'-Bare' Labe'si." Perpaduan kata yang cukup unik antara Bahasa Indonesia dan Bugis.

Kata "Timo'-Bare" adalah dua frasa yang disatukan, artinya: "Kemarau-Hujan." Menunjukkan dua musim. Sedangkan "Labe'si" artinya: "tenggelam" yang bersinonim dengan "hilang, musnah, raib." Dengan demikian terjemahan bebasnya adalah: janji kawin yang tinggal janji seiring pergantian musim kemarau dan hujan.

Agaknya Jaka Timbal lebih sering digunakan sebagai bahan candaan oleh seseorang terhadap teman akrabnya. Dengan syarat khusus, temannya adalah seseorang yang masuk kategori playboy dan menebar janji manis kepada banyak gadis di mana-mana.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: