Jaka Timbal
Jaka Timbal tidak lahir di Pulau Jawa, melainkan di Bulukumba. Entah pada abad ke berapa Jaka Timbal mulai muncul di jazirah selatan Pulau "Sule'bessi" atau Sulawesi atau Celebes kata orang bule....
JALURDUA Jaka Timbal tidak lahir di Pulau Jawa, melainkan di Bulukumba. Entah pada abad ke berapa Jaka Timbal mulai muncul di jazirah selatan Pulau "Sule'bessi" atau Sulawesi atau Celebes kata orang bule.
Entah siapa yang pertama kali menciptakan istilah "Jaka Timbal".Sependek pengetahuan saya, ia bukan idiom yang lazim. Namun ia sekali-sekali muncul sebagai penyegar obrolan dan candaan kaum muda terkait pembahasan seputar kawin-mawin.
Jaka Timbal adalah akronim dari "Janji Kawin Timo'-Bare' Labe'si." Perpaduan kata yang cukup unik antara Bahasa Indonesia dan Bugis.
Kata "Timo'-Bare" adalah dua frasa yang disatukan, artinya: "Kemarau-Hujan." Menunjukkan dua musim. Sedangkan "Labe'si" artinya: "tenggelam" yang bersinonim dengan "hilang, musnah, raib." Dengan demikian terjemahan bebasnya adalah: janji kawin yang tinggal janji seiring pergantian musim kemarau dan hujan.
Agaknya Jaka Timbal lebih sering digunakan sebagai bahan candaan oleh seseorang terhadap teman akrabnya. Dengan syarat khusus, temannya adalah seseorang yang masuk kategori playboy dan menebar janji manis kepada banyak gadis di mana-mana.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Tetiba Pak Bupati Bulukumba 'bagi-bagi THR'
- Inilah Satu-Satunya Kota di Dunia yang Paling Aman dari Corona
- Gayana ji
- test posting berita
- Inovasi PEDAS Bulukumba Antar Raih Penghargaan Bangga Kencana