Jokowi Akan Jatuh Pada Saatnya, Usai KPU Umumkan Pilpres 2024

Oleh: Agusto Sulistio - Pegiat Sosmed. Setelah pengumuman resmi hasil pemilu 2024 oleh KPU semalam (Rabu 20/3/2024), pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dinyatakan sebagai pemenang de...

Jokowi Akan Jatuh Pada Saatnya, Usai KPU Umumkan Pilpres 2024
Bacakan Artikel

Pertanyaannya, apakah MK akan mengabulkan permohonan dari kedua pasangan tersebut? Waktu yang terbatas dan bukti-bukti kecurangan yang diajukan dalam gugatan di MK akan menjadi tantangan besar. Jika kita lihat perjalanan MK ke belakang, jarang terjadi gugatan capres-cawapres menang di MK. Namun dinamika politik pasca-pengumuman KPU diprediksi akan membuat proses gugatan Pilpres 2024 menjadi lebih intens dan menegangkan.

Bayang-bayang Pelantikan Prabowo-Gibran

Hasil pilpres 2024 yang masih memunculkan pro dan kontra di masyarakat, serta reaksi dari para kandidat capres-cawapres, akan berdampak pada perjalanan menuju pelantikan Prabowo-Gibran pada Oktober 2024 mendatang. Dinamika politik yang bergerak cepat akan menjadi penentu utama, terutama jika gelombang protes dari pendukung pasangan nomor 01 dan 03 terus meningkat dan mengancam proses pelaksanaan pelantikan tersebut.

Ketegangan PDI-P dengan Jokowi.

Pernyataan dari elit PDI-P, Dedi Sirorus, bahwa PDI-P tidak memiliki persoalan dengan parpol peserta pemilu 2024 kecuali dengan Jokowi, menimbulkan interpretasi yang luas. Penulis meyakini bahwa kemungkinan kerjasama politik antara Prabowo, Ketum Gerindra, yang juga presiden terpilih 2024, dengan PDI-P bisa terjadi. Hal ini dapat menghasilkan dinamika politik baru setelah pengumuman hasil pilpres oleh KPU, di mana Jokowi akan menghadapi posisi sulit sebagai King Maker bagi Prabowo-Gibran.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: