Kedaulatan Ustadz
Setiap predikat di tengah sosial membutuhkan legitimasi. Salah satunya adalah ustadz. Setiap ustadz kerap kita elu-elukan keilmuannya lantaran dianggap bisa menjadi kamus berjalan. Kamus hidup bagi p...
Merujuk kamus Bahasa Arab, ustadz adalah orang yang sangat ahli dalam suatu bidang. Menurut pengertian ini, seseorang disebut Ustadz apabila dia memiliki keahlian dari 18 atau 12 ilmu atau bidang studi. Dalam sastra Arab seperti ilmu nahwu, shorof, bayan, badi', ma'ani, adab, mantiq, kalam, perilaku, ushul fiqih, tafsir, hadits. Istilah ustadz merujuk pada dosen atau ahli atau akademisi yang memiliki kepakaran di bidang tertentu. Ustadz setara dengan professor kalau di negeri kita.
Banyaknya ustadz di lingkungan sosial kita tentunya sangat menyenangkan. Dan kitalah yang mendaulat mereka menjadi ustadz. Mendaulat tanpa melalui uji 12 bidang studi. Namun itu ternyata memang jauh lebih baik dibandingkan ketika di sekitar kita banyak preman atau begal. Masalah seriusnya adalah ketika ada seorang begal suka berpenampilan ustadz. Dia bisa lolos dengan mudah sebagai ustadz. Akibat itu tadi, kita punya hobi mendaulat.
Di dunia maya pun setiap netizen bisa jadi ustadz. Sekali dua kali memposting ayat ataupun hadits maka netizen lainnya akan segera mendaulatnya sebagai ustadz. Di depan rumah kami sering lewat seorang anak muda lulusan pesantren. Dia rajin ke masjid. Biasanya kami menyapa atau berseru penuh keramahan selaku tetangga, "Singgahmaki' ustadz!" Dia pun menjawab, "Iye puang, ke masjidka dulu ye."
Begitulah, betapa menyenangkannya jika ada atau banyak ustadz di tengah-tengah kita. Para ustadz akan selalu aman dan berdaulat di tengah lingkungan sosial yang juga berdaulat.(*)
Pustaka RumPut, 16 Mei 2020.
- 1
- 2
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Saat Demokrasi Nyemplung ke dalam Secangkir Kopi
- Inai Tutu Iya Upa', Inai Pacapa' Iya Cilaka
- Kota yang Bergerak Maju adalah Kota yang Diserbu Banjir
- Ambles 600%! Mitrapack (PTMP) Rugi Rp62M di 2025
- Pan Brothers (PBRX) Berbalik Untung di 2025, Ini Pendorongnya