Sejak Kapan Tuhan Bertamu Ke Rumah Kita?
Barangkali hanya ramadhan yang selalu membuat rumah kita bercahaya. Setidaknya dari pagi ke malam kita punya kunang-kunang.Mungkin pijar bacaan Al Quran, sholat, ataupun dzikir. Ornamen ibadah itu bi...
JALURDUA Barangkali hanya ramadhan yang selalu membuat rumah kita bercahaya. Setidaknya dari pagi ke malam kita punya kunang-kunang.Mungkin pijar bacaan Al Quran, sholat, ataupun dzikir. Ornamen ibadah itu bisa jadi telah mendesain diam-diam rumah kita menjadi sepotong surga kecil. Sebuah tempat berkembangbiaknya serangkaian ritus.
Dua perihal mengharuskan sebagian dari kita harus memilih di rumah saja: hujan menderas dan wabah! Saat seperti itulah sebagian dari kita mengaku merasakan "kehadiran Tuhan". Persis kesadaran awal seorang anak kecil, betapa ritus di rumahnya tidak seheboh di luar ramadhan.
Rumah kita kali ini jelas berbeda dengan yang lalu-lalu. Rumah kita pada ramadhan kali ini menjadi tempat berlatih para ayah dan suami untuk menjadi Imam sholat yang baik. Setidaknya, "Imam sholat spesialis tiga-empat Qul." Sungguh,Itu pencapaian sangat luar biasa. Kesyukuran harus dihamparkan. Belum tentu rumah-rumah lainnya juga memiliki "Imam internal."
Namun, "Sejak kapan Tuhan bertamu ke rumah kita?" Sepotong pertanyaan sederhana ini meluncur begitu saja dari bibir seorang bocah yang kami produksi lima tahun lalu. Pertanyaannya saya terjemahkan ke dalam teks kalimat di atas agar mudah dipahami.
Salah satu syarat untuk menjadi bocah adalah memiliki stok pertanyaan yang terus bertambah. Dan tidak akan pernah ada satu jawaban bisa memuaskan mereka. Berbeda dengan bermain sebab bermain punya kelelahan. Apakah jawaban yang paling tepat adalah "Tuhan bertamu ke rumah kita jauh sebelum kamu diproduksi," ataukah jawaban yang lebih rumit lainnya?
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Saat Demokrasi Nyemplung ke dalam Secangkir Kopi
- Inai Tutu Iya Upa', Inai Pacapa' Iya Cilaka
- Kota yang Bergerak Maju adalah Kota yang Diserbu Banjir
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama