Kegalauan dan Politik Gula-Gula Jokowi

Foto : Ekonomi Bisnis.com Setidaknya ada tiga isue besar di tanah air yang seharusnya mesti kita cermati bersama secara serius. Pertama, tentang perpindahan IKN (Ibu Kota Negara) yang sudah keluar...

Kegalauan dan Politik Gula-Gula Jokowi
Bacakan Artikel

Hampir 8 tahun rezim ini berkuasa, kerusakan pondasi berbangsa kita juga semakin rusak. Dan sudah tak terhitung para ahli dan pengamat sekelas Faisal Basri, Prof Didik J Rachbini, Said Didu, Rizal Ramli menyampaikan bagaimana bahaya ancaman resesi ekonomi yang akan menimpa Indonesia akibat menjalankan pemerintahan secara ugal-ugalan.

Jokowi yang seharusnya, saat ini menyiapkan masa pensiun dirinya. Justru kelihatan seakan “tak rela” atau tidak siap untuk melepaskan jabatannya yang seharusnya menurut konstitusi UUD 1945 sudah akan selesai 2024, jika perpanjangan masa jabatan dan atau tiga periode direalisasikan.

Seharusnya, saat ini bangsa Indonesia serta para elit politiknya sudah memikirkan dan menyiapkan calon Presiden terbaik setelah ini. Karena Presiden selanjutnya yang akan menampung segala beban permasalahan rezim hari ini.

Ada banyak nama seperti Khofifah Indah Pariwangsa, Gatot Nurmantyo, Rizal Ramli, Ridwan Kamil, Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Erick Thohir, Puan Maharani, Ganjar Pranowo, AHY, Tito Karnavian, Andika Perkasa, Habieb Salim Asegaf, Cak Imin, dll yang belum muncul ke publik.

Seharusnya nama-nama ini yang perlu kita cermati bersama, mana dan siapa yang paling kompeten memimpin Indonesia ke depan. Bukan larut dalam permainan dan buaian politik gula-gula Jokowi. Seharusnya Jokowi melakukan hal-hal baik untuk menutup dari kekeliruan yang terjadi, membuat langkah positif kedepan dengan memberi kesempatan yang sama kepada semua para pemimpin selanjutnya setelah habis masa jabatannya.

Semoga tulisan singkat ini, cepat menyadarkan para elit nasional agar tidak kembali terlena dalam politik gula/gula nya Jokowi. Wallahualam.

Jakarta, 28 Februari 2022

Pilih Halaman: