Kian Kritis, Emak-emak : Rakyat Sudah Jatuh Masih Tertimpa Tangga
Ibu Neneng Rusniasih (Rabbaniah Kota Bekasi) - Foto : Ist. Jalurdua.com - Jakarta | Kehadiran Emak-emak dalam dunia politik, khususnya aktivitas kritis yang menyentuh kepada hal sosial sehari-har...
Pandemi berlangsung dari tahun 2020 hingga sekarang 2022 dengan aneka varian Covid turunannya.
Menutup paparannya, didepan peserta diskusi Bu Neneng tambahkan bahwa Masyarakat disedot keuangannya dengan keharusan test sweb. Bayangkan, dalam keluarga ada Bapak yang harus test sweb, ada anak yang harus test sweb, misalnya bagi orang yang akan tugas ke luar kota diharuskan test sweb berbayar, sementara penghasilan pun sudah separuhnya, luruh Bu Neneng miris.
"Pemerintah tidak pro kepada rakyat, rakyat dalam dalam ekonomi tersungkur sementara rakyat diharuskan keluar biaya test sweb, selain itu dengan pembatasan aktivitas yang berlevel-level PPKM, sementara warga asing berdatangan, disisi lain pemerintah juga dalam bantuan untuk masyarakat (bansos) itu juga kacau, tidak sesuai harapan," tutupnya. (Yos)
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Dari Bulukumba, Refleksi HPN 2026 untuk Pers Indonesia
- Sinyal Jokowi
- Lewat Parpol Tak Berhasil, Diduga Operasi Penundaan Pemilu 2024 Bergeser ke KPU
- Uji Kompetensi Wajib? Strategi Kemnaker Perkuat Daya Saing Lulusan Magang
- Abdul Razak Nasution Tidak Paham AD/ART dan Peraturan Organisasi