Lanjutkan resolusi PBB, para Tokoh Ulama, Cendikiawan Muslim, pimpin ikrar anti Islamophobia
Jalurdua.com - Gerakan anti Islamophobia sebelumnya telah digagas oleh bangsa-bangsa dunia yang kemudian diusulkan dan ditetapkan dalam resolusi PBB menetapkan bahwa tanggal 15 Maret merupakan Hari M...
JALURDUA Jalurdua.com - Gerakan anti Islamophobia sebelumnya telah digagas oleh bangsa-bangsa dunia yang kemudian diusulkan dan ditetapkan dalam resolusi PBB menetapkan bahwa tanggal 15 Maret merupakan Hari Melawan Islamofobia.
Hal itu menjadi dasar dari Gerakan Nasional Anti Islamofobia (GNAI) yang secara resmi, siang tadi didekalarasikan di Aula Buya Hamka, Majid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (15/7).
Pembacaan ikrar dibacakan oleh para tokoh ulama, cendikiawan aktivis Islam bersama Ferry Juliantono yang juga merupakan Sekretaris Jenderal Syarikat Islam, sekaligus koordinator gerakan anti Islamophobia di Indonesia "GNAI".
Sejumlah tokoh hadir memberikan dukungan pada kegiatan deklarasi itu, antara lain tokoh yang hadir politisi Partai Ummat, Buni Yani; Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid; politisi Partai Ummat, Mustafa Nahrawardaya; Ketua Umum Partai Masyumi Reborn Ahmad Yani; Ketua PA 212, Slamet Maarif dan beberapa lainnya.
Aktivis kemanusiaan Andrianto yang juga hadir dalam deklarasi itu mengatakan, kegiatan itu adalah marwah baru dari perjuangan menghapuskan Islamofobia.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Menjaga Wibawa Negara di Era Media Sosial
- Satu Tahun Prabowo: Jumhur Hidayat Soroti “Execution Gap” dan Dorong Program Mak...
- Siapa yang Lebih Tepat Disebut Keblinger, Prof Eggi atau Dedi Mulyadi?
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama