Lanjutkan resolusi PBB, para Tokoh Ulama, Cendikiawan Muslim, pimpin ikrar anti Islamophobia
Jalurdua.com - Gerakan anti Islamophobia sebelumnya telah digagas oleh bangsa-bangsa dunia yang kemudian diusulkan dan ditetapkan dalam resolusi PBB menetapkan bahwa tanggal 15 Maret merupakan Hari M...
"Semoga GNAI menjadi marwah baru akan adanya arus perubahan di dunia setelah deklarasi PBB itu," kata Andrianto kepada PikiranMerdeka.com
Dia juga berharap, deklarasi GNAI dapat mempengarui pengambil kebijakan di Indonesia agar lebih menunjukkan keberpihakan kepada umat Islam.
"Sehingga rezim ini bisa merubah kebijakannya menjadi lebih positif terhadap umat Islam yang mayoritas," imbuhnya.
Selain itu pegiat sosial media (The Activist Cyber), Agusto Sulistio bersama jaringannya para pekerja IT (informatika tekhnologi) yang sejak awal bekerjasama dengan Sekjend Syarikat Islam, Ferry Juliantono menggaungkan gerakan anti Islamophobia di Indonesia khususnya di dunia maya (cyber), mengapresiasi terbentuknya GNAI ini.
"Diluar negeri, gerakan Islamophobia tak saja di Indonesia, namun juga marak dan bergulir di luar negeri yang kemudian gerakan ini berhasil mendorong PBB keluarkan resolusi pada sidang umum PBB, 15 Maret 2022 tentang gerakan sedunia melawan Islamophobia," ungkap Agusto.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Menjaga Wibawa Negara di Era Media Sosial
- Satu Tahun Prabowo: Jumhur Hidayat Soroti “Execution Gap” dan Dorong Program Mak...
- Siapa yang Lebih Tepat Disebut Keblinger, Prof Eggi atau Dedi Mulyadi?
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama