Pandemi Kebodohan
Keterangan foto - Kiri ke Kanan: AA LaNyala Mataliti (Ketua DPD-RI), Jend purn Try Sutrisno (Mantan Wakil Presiden RI), dr. Zulkifli S Ekomei. Oleh : Zulkifli S Ekomei Pikiran merdeka.com - (Mu...
JALURDUA Keterangan foto - Kiri ke Kanan: AA LaNyala Mataliti (Ketua DPD-RI), Jend purn Try Sutrisno (Mantan Wakil Presiden RI), dr. Zulkifli S Ekomei.
Oleh : Zulkifli S Ekomei
Pikiran merdeka.com - (Mungkin) bila ditulis soal sejarah pencitraan di Indonesia, khususnya sejak model pemilihan presiden (pilpres) berubah menjadi one man one vote (sebagai produk langsung UUD'45 Palsu), kemungkinan juaranya adalah "Tim"-nya Jokowi. Mereka ahlinya ahli. Tim tersebut hingga kini tetap solid. Bahkan terus mengawal Jokowi selama menjabat presiden. Ini terlihat dari pola pencitraan yang nyaris tidak berubah.
Jangan heran, ketika ia melakukan kunjungan ke daerah lalu melempar-lempar bingkisan, atau menyapa warga, selalu menebar bingkisan (materi) kepada rakyat. Modus sinterklas.
Hal yang fenomenal adalah, jangankan kunjungan ke daerah, sedang kegagalan kebijakan saja bisa diubahnya menjadi ajang pencitraan. Luar biasa. Sekali lagi, Tim Jokowi ahlinya ahli dalam hal membentuk opini "Core of the core". Ini kerap dilakukan tatkala ia memarahi para menterinya pada sidang kabinet. Videonya beredar kemana-mana. Narasi dan "framing" yang ingin dirajut, seolah-olah ia sudah bekerja, tetapi para menteri gagal mewujudkan visi. Para pembantunya tak memiliki etos kerja sehingga tidak mampu memenuhi harapan publik. "Bodoh!", ucap Jokowi dengan ekspresi marah.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Menjaga Wibawa Negara di Era Media Sosial
- Satu Tahun Prabowo: Jumhur Hidayat Soroti “Execution Gap” dan Dorong Program Mak...
- Siapa yang Lebih Tepat Disebut Keblinger, Prof Eggi atau Dedi Mulyadi?
- Ambles 600%! Mitrapack (PTMP) Rugi Rp62M di 2025
- Pan Brothers (PBRX) Berbalik Untung di 2025, Ini Pendorongnya