Petani Mariorennu Panen Cabai, Field Day Jadi Ruang Belajar dan Harapan
Di bawah terik matahari pagi, hamparan tanaman cabai di Kelurahan Mariorennu menjadi saksi kebersamaan para petani Bulukumba. Jumat, 23 Januari 2026, Kelompok Tani Mujur Bersama menggelar Field Day T...
JALURDUA Di bawah terik matahari pagi, hamparan tanaman cabai di Kelurahan Mariorennu menjadi saksi kebersamaan para petani Bulukumba. Jumat, 23 Januari 2026, Kelompok Tani Mujur Bersama menggelar Field Day Tanaman Cabai—bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ruang belajar, berbagi pengalaman, dan menumbuhkan harapan akan panen yang lebih sejahtera.
JALUR DUA.COM, BULUKUMBA - Kegiatan yang berlangsung di kebun cabai milik Kelompok Tani Mujur Bersama ini digelar bekerja sama dengan Penyuluh Pertanian Kelurahan Mariorennu. Sejak awal, suasana diskusi terasa hidup. Para petani saling bertukar cerita tentang tantangan budidaya, serangan hama, hingga strategi menjaga kualitas hasil panen.
Pertemuan dipandu oleh Ibu Andi Nasthainah, SP, M.Si, Penyuluh Pertanian Mariorennu. Ia menegaskan bahwa field day menjadi media belajar langsung di lapangan.
“Petani tidak hanya mendengar teori, tetapi melihat, menyentuh, dan mengevaluasi tanaman secara nyata,” ujarnya.
Dukungan pemerintah kelurahan turut menguatkan kegiatan ini. Kasi Ekbang Kelurahan Mariorennu, Saiful, S.E., yang mewakili Lurah Mariorennu, mengapresiasi kekompakan kelompok tani.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Secangkir Kopi Perpisahan di Bundaran Pinisi – Iptu Muhammad Ali & AKP Ahmad...
- Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto Apresiasi Personel Sukses Amankan Operas...
- Oknum Polisi Bulukumba Diduga Aniaya Warga, Propam Tegas: Proses Jalan Terus
- Menjaga Wibawa Negara di Era Media Sosial
- Satu Tahun Prabowo: Jumhur Hidayat Soroti “Execution Gap” dan Dorong Program Mak...