Resmob Polda Sulsel Ungkap 100 Kasus Curanmor, Bulukumba Jadi Lokasi Terbanyak
Komitmen Polisi Melawan Curanmor di Bulukumba JALUR DUA.COM, BULUKUMBA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bulukumba kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas pencurian kendaraan...
Kerja Sama Resmob Berbuah Hasil
Pengungkapan kasus ini merupakan hasil sinergi Tim Resmob Satreskrim Polres Bulukumba dengan Tim Resmob Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan. Penangkapan dilakukan pada Rabu, 28 Januari 2026, sekitar pukul 02.00 WITA, setelah penyelidikan intensif.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Muhammad Ali, S.Sos., menjelaskan bahwa kasus ini merupakan pengembangan dari penangkapan pelaku curanmor di wilayah lain.
“Di wilayah hukum Polres Bulukumba, tim gabungan menangani tiga laporan polisi, terdiri dari dua laporan di Kecamatan Gantarang dan satu laporan di Kecamatan Rilau Ale,” ujar Iptu Muhammad Ali, Selasa 3 Februari 2026.
Daftar Barang Bukti Sepeda Motor
Dari hasil pengembangan, polisi mengamankan sembilan unit sepeda motor berbagai merek, yakni:
- Yamaha Mio Sporty hitam (1 unit)
- Yamaha Vega R hitam & merah (3 unit)
- Yamaha NMAX hitam (1 unit)
- Honda Beat biru (1 unit)
- Yamaha Mio M3 hitam (1 unit)
- Yamaha Mio Soul GT hitam & biru (2 unit)
Dari jumlah tersebut, tiga unit telah teridentifikasi pemiliknya, sementara enam unit lainnya masih dalam proses penelusuran untuk memastikan pemilik dan TKP.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Secangkir Kopi Perpisahan di Bundaran Pinisi – Iptu Muhammad Ali & AKP Ahmad...
- Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto Apresiasi Personel Sukses Amankan Operas...
- Oknum Polisi Bulukumba Diduga Aniaya Warga, Propam Tegas: Proses Jalan Terus
- Menjaga Wibawa Negara di Era Media Sosial
- Satu Tahun Prabowo: Jumhur Hidayat Soroti “Execution Gap” dan Dorong Program Mak...