Sinyal Jokowi
Oleh: Andrianto - Direktur IPA (Indonesian Political Actions) - Foto: Ist. Jalurdua.com - Jakarta | Apa yang dilontarkan Jokowi dalam forum Relawan Projo di Magelang beberapa waktu lalu meru...
Pengumpulan acara tersebut dapat diartikan sebagai upaya untuk menggenjot kembali elektabilitas Ganjar Pranowo yang menurun drastis ketika publik mendapat sinyal bahwa PDI-P tidak mendukung Ganjar sebagai capres.
Atas merosotnya elektabilitas Ganjar Pranowo hanya Jokowi yang bisa angkat pamornya kembali, dan itu adalah secara tak langsung Jokowi siap berbeda Capres dengan PDIP. Namun hal ini bisa juga dibaca sebagai manuver untuk menjaga posisi tawar (bargaining posision). Artinya bila Ganjar tidak mendaoat tiket Capres maka alternatifnya Jokowi mesti mengambil calon tengah, yang tentunya telah disiapkan antara lain Erik Thohir dan Khofifah Indar Parawansa.
Memang hal tersebut sangatlah ironis, mengingat Pilpres yang jika mengacu pada jadwal masih cukup lama.
Namun, kenapa seorang Presiden upayakan hal itu? Yang sama sekali tidak berdampak pada penyelesaian persoalan bangsa saat ini. Seharusnya fokus membenahi harga - harga yang melambung tinggi dan krisis ekonomi yang ada di depan mata kita. Atau Jokowi sudah merasa Pemilu bisa saja di percepat karena waktunya sudah habis.
- 1
- 2
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Dari Bulukumba, Refleksi HPN 2026 untuk Pers Indonesia
- Sinyal Jokowi
- Lewat Parpol Tak Berhasil, Diduga Operasi Penundaan Pemilu 2024 Bergeser ke KPU
- Ribuan unit motor listrik untuk operasional MBG, warganet pertanyakan urgensinya
- Kisah mantan staf IT yang meninggalkan profesinya untuk menjadi petani